Lewat Pembahasan Ranperda, DPRD Provinsi Gorontalo Benahi Arah Anggaran Kepemudaan

Panitia Khusus (Pansus) Kepemudaan bersama perwakilan instansi terkait usai melaksanakan rapat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Kepemudaan di ruang sidang utama DPRD Provinsi Gorontalo, Senin (17/11/2025). (Foto: Istimewa).

KABARREPUBLIK.ID — DPRD Provinsi Gorontalo mulai membenahi arah pengelolaan anggaran dan program kepemudaan melalui pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Penyelenggaraan Kepemudaan.

Proses ini bergerak maju ketika Panitia Khusus (Pansus) Kepemudaan menggelar rapat bersama sejumlah instansi pada Senin (17/11/2025).

Dalam rapat yang berlangsung di ruang sidang, Pansus menggandeng BNN, Kesbangpol, dan Dinas Sosial. Selain itu, Pansus menjadwalkan pertemuan lanjutan dengan Badan Intelijen Daerah (BINDA) karena instansi tersebut belum sempat hadir.

Baca Juga :  Wagub Gorontalo Dorong OPD Percepat Kinerja Capai Target 2025

Ketua Pansus Kepemudaan, Moh. Abd. Ghalieb I. Lahidjun, menegaskan bahwa pembenahan anggaran harus dimulai dari penguatan karakter pemuda. Karena itu, Pansus meminta BNN menyampaikan masukan mengenai strategi pencegahan penyalahgunaan narkotika.

“Kami mengundang BNN untuk mendapatkan masukan terkait program P4GN. Kepala BNN mendorong integrasi penuh program itu dalam kebijakan kepemudaan”, ujar Ghalieb.

Baca Juga :  Densus 88 dan Polda Gorontalo Ajak Siswa MAN 1 Boalemo Tangkal Radikalisme

Ia juga menyoroti lemahnya arah kebijakan anggaran di berbagai OPD. Menurutnya, banyak organisasi kepemudaan menerima hibah tanpa target yang jelas.

“OPD selama ini tidak menetapkan arah dan target pengembangan organisasi. Akibatnya, setiap organisasi mengelola hibah sesuai selera masing-masing”, tegasnya.

Baca Juga :  Reformasi OPD Pemprov Gorontalo, Wagub Gorontalo : Tidak ada Nepotisme dan Transaksi Jabatan

Ghalieb menegaskan bahwa Ranperda Kepemudaan akan memberikan standar yang wajib dipenuhi organisasi penerima hibah. Dengan langkah itu, ia menilai pembangunan kepemudaan di Provinsi Gorontalo dapat bergerak lebih terukur dan bertanggung jawab.

Selanjutnya, Pansus akan mengundang lebih banyak instansi untuk memperkuat keseluruhan substansi Ranperda. Pansus ingin memastikan regulasi ini benar-benar menjawab kebutuhan pemuda di daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *