Densus 88 dan Polda Gorontalo Edukasi Bahaya IRET kepada 100 Siswa SMP Negeri 3 Limboto

[Foto: Densus 88/YI].

KABARREPUBLIK.ID, Kab. Gorontalo — Unit Pencegahan Satgaswil Gorontalo bersama Subdit IV Dit Intelkam Polda Gorontalo menggelar sosialisasi wawasan kebangsaan di SMP Negeri 3 Limboto, Kamis (23/4/2026).

Kegiatan ini menyasar penguatan pemahaman pelajar terhadap ancaman paham intoleransi, radikalisme, dan ekstremisme (IRET).

Baca Juga :  Rusli Habibie Instruksikan Konsolidasi Golkar Gorontalo, Muscam hingga Musdes Diminta Segera Digelar Usai Lebaran

Sekitar 100 peserta mengikuti kegiatan ini, terdiri dari guru dan siswa. Mereka mengikuti sesi pemaparan dan diskusi secara aktif.

Dalam penjelasannya, perwakilan tim yang menjadi narasumber menekankan pentingnya pemahaman bahaya paham IRET sejak dini kepada siswa dan guru.

Baca Juga :  Densus 88 dan Polda Gorontalo Perkuat Wawasan Kebangsaan Calon Paskibraka Kabupaten Gorontalo

“Kami mengajak siswa dan guru memahami bahaya paham IRET serta memperkuat nilai kebangsaan sejak dini,” ujar narasumber.

Selanjutnya, narasumber menegaskan peran strategis lingkungan pendidikan dalam mencegah penyebaran paham menyimpang.

Baca Juga :  Targetkan Efisiensi Belanja Operasional ASN, Pemprov Gorontalo Siapkan Dua Hari WFH

“Sekolah memiliki peran strategis dalam mencegah penyebaran paham intoleransi, radikalisme, dan ekstremisme,” tambahnya.

Terakhir, sebelum menutup diskusi Narasumber menegaskan peran sekolah sebagai garda terdepan pencegahan. Lingkungan pendidikan dinilai sangat strategis untuk membentuk karakter siswa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *