KABAR REPUBLIK – Guru dan siswa SMP Negeri 15 Kota Gorontalo mengikuti sosialisasi wawasan kebangsaan yang digelar Unit Pencegahan Satgaswil Gorontalo, Kamis (15/10/2026).
Kegiatan ini membahas bahaya paham IRET, NVE (Nihilistic), serta penyebaran konten True Crime Community di kalangan pelajar.
Briptu Givan Sanjaya bertindak sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut. Ia menyampaikan materi mengenai sejumlah paham dan konten yang menjadi perhatian dalam lingkungan pendidikan, khususnya di kalangan pelajar.
“Wawasan kebangsaan penting untuk dipahami oleh para pelajar agar mereka dapat mengenali paham-paham yang berbahaya serta memahami pentingnya menjaga persatuan dan nilai-nilai kebangsaan,” ujar Givan Sanjaya.
Selain membahas paham IRET dan NVE (Nihilistic), sosialisasi tersebut turut mengangkat penyebaran konten True Crime Community di kalangan pelajar.
Materi ini menjadi bagian dari edukasi mengenai konten dan paham yang perlu diwaspadai di lingkungan sekolah.
“Kami berharap para siswa mampu lebih bijak dalam menerima informasi dan mengakses konten di media sosial, serta tidak mudah terpengaruh oleh paham atau konten yang dapat berdampak negatif,” kata Givan.
Melalui kegiatan ini, Unit Pencegahan Satgaswil Gorontalo berharap dapat membantu peserta mengenali potensi penyebaran paham dan konten berbahaya di kalangan pelajar.













