Wakil Gubernur Idah Syahidah Tegaskan Audit Ketat MBG, Unit Gizi Bermasalah Terancam Ditutup

Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie menerima laporan dari FPG terkait kualitas makanan MBG selama Ramadan di kediamannya, Sabtu (28/2/2026). [Foto: Redaksi).

KABARREPUBLIK.ID, Kota Gorontalo – Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie menegaskan pengawasan ketat terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menyampaikan peringatan keras kepada seluruh Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) agar mematuhi aturan.

Idah menggelar audiensi dengan siswa Forum Pemuda Gorontalo (FPG) di kediamannya, Sabtu (28/2/2026). Pertemuan tersebut membahas distribusi paket makanan kering selama bulan Ramadan.

Ucapan

Ia menghadirkan Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Kesbangpol, perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN), Staf Khusus, dan aparat kepolisian dalam forum tersebut.

Baca Juga :  Wakil Gubernur Gorontalo Tegaskan Peran Daerah dalam Pembukaan Rute Laut Internasional Sulampua

Mahasiswa menyampaikan temuan lapangan terkait kualitas makanan. Mereka menemukan paket makanan kering yang tidak memenuhi standar konsumsi.

Salah satu laporan menyoroti roti dengan masa kedaluwarsa tersisa satu hari saat dibagikan. Kondisi ini memicu kekhawatiran terhadap keamanan konsumsi pada hari berikutnya.

Baca Juga :  Di Depan Gubernur, Sopir Truk Curhat Terkait Dugaan Penyalahgunaan Solar di Gorontalo

Idah merespons laporan tersebut dengan meminta data lengkap. Ia mengarahkan mahasiswa untuk menyusun laporan rinci dan terverifikasi.

“Lokasi spesifik Unit Pelaksana Program Gizi (SPPG), waktu kejadian, dan bukti pendukung harus jelas untuk tindak lanjut,” tegasnya.

Baca Juga :  Keren…!!!! Tiga Orang Yang Sukses Ceramahi Walikota Adhan Dambea, Dari Eselon II Sampai Pegawai P3K

Selanjutnya, Idah memperingatkan seluruh SPPG agar tidak melakukan pelanggaran. Ia menyoroti potensi manipulasi harga dan penyimpangan distribusi.

Ia menegaskan pemerintah akan mengaudit Program MBG secara ketat. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) juga akan melakukan pemeriksaan menyeluruh.

“Segala bentuk penyimpangan, termasuk kenaikan harga, akan menjadi temuan serius dalam audit,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *