Jubir Walikota Gorontalo Didesak Mundur, Pernyataannya Di Duga Sesat Soal Calon Komisaris BSG

Juru Bicara Walikota Gorontalo, Hadi Sutrisno. (Foto: Istimewa).

KABARREPUBLIK.ID — Juru Bicara Walikota Gorontalo Hadi Sutrisno, didesak untuk mundur. Hal ini dikarenakan pernyataan Hadi, soal pengisian jabatan komisaris BSG yang dinilai tidak transparan.

Pernyataan Hadi itu termuat dalam rilis berita go-pena, Sabtu (15/11/2025), saat menyahuti Komisaris BSG Djafar Alkatiri.

Hadi menyebut alasan Walikota tidak menandatangani dokumen karena BSG tidak transparan terkait nama calon komisaris dan direksi yang akan ditempatkan sebagai perwakilan Gorontalo.

Baca Juga :  Bantah Tudingan Wali Kota, Keluarga Nani Wartabone Apresiasi Pemprov Gorontalo

“Pak Wali sudah sampaikan, siapa pun yang ditempatkan beliau setuju, yang penting terbuka. Masa pemegang saham tidak tahu siapa nama yang akan duduk di situ”, kata Hadi.

Menanggapi pernyataan itu, salah satu orang yang hadir saat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tanggal 9 April 2025 membantahnya.

Menurutnya, justru Hadi yang tidak memahami keadaan sebenarnya saat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Baca Juga :  Walikota Adhan Dambea Hadiri Promosi Doktor Melissa Wala Di Makassar

“Katanya tidak transparan, semua kepala daerah gubernur, bupati, walikota punya calon masing-masing untuk menjadi komisaris dan direksi, termasuk walikota ada jagoannya, dimananya yang tidak transparan”, ketusnya.

Seharusnya Hadi meminta Walikotanya untuk meminta maaf langsung ke BSG karena ingin meminjam dana senilai Rp. 40 Miliar tapi saham Pemerintah Kota hanya Rp. 35 Miliar.

“Hadi beri nasihat Walikotanya, kira-kira lah kalau mau pinjam dana ke BSG, saham hanya 35 miliar mau pinjam 40 miliar, Hadi dorong Walikotanya minta maaf ke BSG atas hal lucu ini”, tambahnya.

Baca Juga :  Duduk Paling Depan, Walikota Adhan Dambea Dengarkan Ceramah Pejabat Pemprov Soal Penggunaan Trotoar Jalan

Terakhir, pria yang enggan disebutkan namanya ini berharap agar Hadi Sutrisno mundur sebagai Juru Bicara Walikota Gorontalo.

“Kalau tidak bisa memberikan masukan ke Walikota saya sarankan Hadi mundur sebagai juru bicara walikota gorontalo”, pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *