Satgaswil Gorontalo Gelar Baksos dan Edukasi Bahaya Radikalisme di Panti Asuhan Amal Sholeh

Unit Pencegahan Satgaswil Gorontalo Densus 88 Antiteror Polri bersama anak-anak di Panti Asuhan Amal Sholeh, Desa Tilote, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo, Rabu (11/3/2026). [Foto: Redaksi/Gafur].

KABARREPUBLIK.ID, Kab. Gorontalo — Unit Pencegahan Satgaswil Gorontalo menggelar kegiatan bakti sosial sekaligus sosialisasi bahaya intoleransi, radikalisme, dan terorisme kepada anak-anak di Panti Asuhan Amal Sholeh, Desa Tilote, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo, Rabu (11/3/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah sekaligus memberikan edukasi kepada generasi muda.

Edukasi Bijak Menggunakan Media Sosial

Dalam kegiatan tersebut, tim Satgaswil Gorontalo mengedukasi anak-anak panti asuhan tentang pentingnya menggunakan media sosial secara bijak.

Petugas mengingatkan mereka agar tidak mudah percaya pada informasi yang menyesatkan. Anak-anak juga diminta lebih berhati-hati terhadap ajakan yang mengarah pada paham yang bertentangan dengan nilai kebangsaan.

Baca Juga :  Dari CFD ke Fun Run, Idah Syahidah Ajak Masyarakat Gorontalo Bangun Kesadaran Hidup Sehat

Selain itu, tim pencegahan juga menjelaskan bahaya paham intoleransi, radikalisme, dan terorisme (IRET). Melalui sosialisasi ini, anak-anak diharapkan mampu mengenali serta menjauhi ideologi yang dapat mengancam persatuan bangsa.

Salurkan Bantuan di Bulan Ramadhan

Pada kesempatan yang sama, Satgaswil Gorontalo menyalurkan bantuan sosial berupa makanan siap saji kepada anak-anak di Panti Asuhan Amal Sholeh.

Baca Juga :  Kamneg Subdit IV dan Densus 88 Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di SMPN 6 Gorontalo

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka selama menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan.

Salah satu personel Satgaswil Gorontalo menegaskan bahwa edukasi kepada generasi muda sangat penting untuk mencegah berkembangnya paham menyimpang di masyarakat.

“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan pemahaman kepada adik-adik di panti asuhan agar lebih bijak menggunakan media sosial serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang mengarah pada paham intoleran, radikalisme, dan terorisme,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan sosial ini bertujuan mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat.

Baca Juga :  Densus 88 Gorontalo Sosialisasi Bahaya IRET, Siswa SMA 1 Suwawa Didorong Jadi Benteng Anti-Radikalisme

“Selain memberikan edukasi, kami juga ingin berbagi kebahagiaan di bulan Ramadhan dengan menyalurkan bantuan makanan kepada anak-anak panti asuhan. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat dan menumbuhkan kesadaran untuk menjaga persatuan,” tambahnya.

Kegiatan ini melibatkan sejumlah personel Unit Pencegahan Satgaswil Gorontalo, antara lain IPTU Teguh Pribadi, S.E, Brigpol Rian Rinaldi S. Dama, S.Kom., M.H, Briptu Sebrianto, Briptu Yusuf Ibrahim, S.H, Briptu Satrio Diwantoro Putra, serta Bripda Moh. Gifan Sanjaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *