Berita  

Densus 88 Edukasi Bahaya Paham IRET kepada Pelajar SMP N 11 Kota Gorontalo

Tim Pencegahan Satgaswil Gorontalo Densus 88 menggelar sosialisasi wawasan kebangsaan di SMP Negeri 11 Kota Gorontalo, Senin (27/4/2026). [Foto: kolase/Dodi].

KABARREPUBLIK.ID, Kota Gorontalo — Unit Pencegahan Satgaswil Gorontalo menggelar sosialisasi wawasan kebangsaan di SMP Negeri 11 Kota Gorontalo, Senin (27/4/2026).

Kegiatan ini melibatkan 50 peserta yang terdiri dari guru dan siswa. Peserta mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif dalam sesi diskusi.

Dalam sambutannya, Kepala Tim Cegah Densus 88, IPTU Teguh Pribadi, S.E., menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman pelajar tentang bahaya paham Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme (IRET).

Baca Juga :  Cegah Kekerasan Sejak Dini, Densus 88 dan Polda Gorontalo Sambangi SMP Negeri 4 Limboto

Sementara itu, Givan sebagai salah satu narasumber menjelaskan pentingnya kewaspadaan terhadap penyebaran paham menyimpang di lingkungan pendidikan.

Givan, juga menekankan peran pelajar dalam menjaga nilai kebangsaan.

Baca Juga :  Saham Teknologi Asia Tertekan, Investor Waspadai Dampak Konflik Timur Tengah

“Pelajar harus memiliki pemahaman yang kuat tentang nilai kebangsaan agar tidak mudah terpengaruh oleh paham intoleransi, radikalisme, dan terorisme,” ujarnya.

Selanjutnya, Givan menegaskan bahwa lingkungan sekolah harus menjadi ruang aman dari pengaruh negatif. Guru dan siswa perlu membangun komunikasi yang sehat dan terbuka.

Baca Juga :  MPLS Ramah SMA Negeri 5 Kota Gorontalo Hadirkan Satgaswil Gorontalo, Bekali Siswa Tangkal Paham IRET

“Kami mengajak seluruh elemen sekolah untuk bersama-sama mencegah masuknya paham IRET di lingkungan pendidikan,” tambahnya.

Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan generasi muda yang cinta tanah air dan berwawasan kebangsaan.

**Cek berita dan artikel terbaru dengan ikuti WhatsApp Channel KABAR REPUBLIK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *