KABAR REPUBLIK – UPTD Museum Purbakala Provinsi Gorontalo menggandeng Universitas Negeri Gorontalo (UNG) untuk mengembangkan layanan koleksi berbasis Augmented Reality (AR).
Kolaborasi tersebut bertujuan menghadirkan informasi koleksi secara digital dan interaktif. Museum menyasar masyarakat, khususnya pelajar dan generasi muda, melalui pengembangan layanan tersebut.
Tim Pengembang AR UNG mulai melakukan pemodelan tiga dimensi terhadap sejumlah koleksi Museum Purbakala. Tim menjalankan tahapan tersebut saat kegiatan di Museum Purbakala, Selasa (29/9/2026).
Selanjutnya, Tim Pengembang AR UNG akan mengembangkan konten AR dari model tiga dimensi tersebut. Pengunjung nantinya dapat memindai QR Code pada koleksi menggunakan telepon pintar.
Pemindaian QR Code akan memberikan akses terhadap visualisasi tiga dimensi dan informasi tambahan mengenai koleksi. Museum akan mengembangkan layanan tersebut secara bertahap.
Dalam pengembangan ini, Museum Purbakala juga melibatkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo. Tim Pengembang Website Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfo) turut menyiapkan integrasi teknologi AR ke dalam website museum.
Sementara itu, Tim IT Museum Purbakala mendapat pendampingan teknis untuk pengoperasian dan pemeliharaan layanan. Museum juga melakukan koordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam konteks peningkatan tata kelola dan kualitas layanan.
Kolaborasi Museum Purbakala dan UNG tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat penyajian informasi koleksi melalui teknologi digital. Layanan AR diharapkan memberi pengalaman informasi yang lebih interaktif bagi pengunjung.













