Daerah  

Bentengi Sekolah dari IRET, Densus 88 dan Disdikbud Gorontalo Gagas Kolaborasi Pencegahan

Perwakilan Densus 88 Anti Teror Polri bersama jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo usai pertemuan membahas kolaborasi pencegahan paham IRET di lingkungan SMA sederajat. Pertemuan berlangsung di Kantor Disdikbud Provinsi Gorontalo, Rabu (7/1/2026).

KABARREPUBLIK.ID, GORONTALO – Densus 88 Anti Teror Polri menggelar pertemuan dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Gorontalo untuk membahas penguatan pencegahan paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme (IRET) di lingkungan sekolah.

Pertemuan berlangsung di Kantor Disdikbud Provinsi Gorontalo. Perwakilan Densus 88 diterima langsung oleh Kepala Disdikbud Provinsi Gorontalo beserta jajaran, Rabu (07/01/2026).

Baca Juga :  Kritik Pemprov, Keluarga Nani Wartabone Tantang Walikota Adhan Dambea

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas pentingnya sinergi antar instansi dalam menjaga dunia pendidikan dari pengaruh paham yang bertentangan dengan nilai kebangsaan.

Densus 88 dan Disdikbud Gorontalo menyepakati konsep kegiatan pencegahan yang akan menyasar Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat di seluruh wilayah Provinsi Gorontalo.

Baca Juga :  Lima Kepala Daerah Di Gorontalo Yang Tak Pernah Memaki Rakyatnya, Dari Thariq Modanggu Hingga Ismet Mile

Program pencegahan dirancang melalui pendekatan edukasi dan pembinaan dengan melibatkan peran aktif tenaga pendidik dalam menanamkan nilai kebangsaan, toleransi, dan karakter siswa.

Baca Juga :  Sudah Sesuai Inpres, TAPD Luruskan Tuntutan Masa Aksi Soal Rehabilitasi Toilet Kantor Gubernur

Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan inklusif serta memperkuat upaya pencegahan IRET secara berkelanjutan di Provinsi Gorontalo.

**Cek berita dan artikel terbaru dengan ikuti WhatsApp Channel KABAR REPUBLIK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *