BRS Catat Kemiskinan Gorontalo Turun, Program Gusnar–Idah Tunjukkan Dampak Awal

Data BRS mencatat angka kemiskinan Gorontalo turun menjadi 12,62 persen atau 155,76 ribu orang pada September 2025, Kamis (05/02/2026). [Foto: Ist].

KABARREPUBLIK.ID, Gorontalo Badan Pusat Statistik (BPS) merilis Berita Resmi Statistik (BRS) terkait kondisi kemiskinan Provinsi Gorontalo pada Kamis (5/2/2026). Rilis tersebut memuat perkembangan angka kemiskinan terbaru.

Berita Resmi Statistik mencatat jumlah penduduk miskin di Gorontalo pada September 2025 sebanyak 155,76 ribu orang. Jumlah tersebut setara 12,62 persen dari total penduduk.

Ucapan

Badan Pusat Statistik juga membandingkan data September 2025 dengan Maret 2025. Perbandingan tersebut menunjukkan penurunan sebanyak 6,98 ribu orang. Pada Maret 2025, jumlah penduduk miskin mencapai 162,74 ribu orang. Persentase kemiskinan turun sebesar 1,25 persen.

Baca Juga :  Adhan Hentikan Turnamen Domino PORDI Gorontalo Dinilai 'Judi', Peserta Soroti Pernyataan Wali Kota

Pemerintah Provinsi Gorontalo menjalankan kebijakan pengentasan kemiskinan secara terarah pada awal masa kepemimpinan Gusnar Ismail dan Idah Syahidah Rusli Habibie. Pemerintah daerah mengintegrasikan program lintas sektor untuk mendorong kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  APBD Gorontalo 2026 Diprediksi Turun Rp200 Miliar, Pemprov Fokus Efisiensi

Kepala Bappeda Provinsi Gorontalo, Wahyudin Katili, menegaskan fokus pemerintah daerah terhadap pengurangan kemiskinan.

Baca Juga :  1.001 Paket Pangan Disalurkan, Wakil Gubernur Pastikan Bantuan Tepat Sasaran di Kota Gorontalo

“Pengentasan kemiskinan jadi visi dan misi Pak Gubernur dan Wakil Gubernur. Sinergi program kegiatan mulai terkendali dan terarah hingga beberapa intervensi yang diharapkan memiliki daya ungkit terhadap menurunnya kemiskinan,” ujar Wahyudin Katili.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *