KABARREPUBLIK.ID, OPINI — Jalan Brigjen Piola Isa di Kelurahan Dulomo, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo, kini tampil mulus.
Perubahan itu tak lepas dari perhatian dan kebijakan Gubernur Gusnar Ismail. Ruas jalan tersebut tidak hanya diperbaiki, tetapi juga diperlebar hingga enam meter.
Langkah itu patut diapresiasi. Mengingat tingginya aktivitas dan kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut, perbaikan dan pelebaran jalan menjadi kebutuhan mendesak.
Pemerintah Provinsi Gorontalo menunjukkan respons yang cepat terhadap aspirasi masyarakat pada ruas jalan yang memang menjadi kewenangannya.
Namun, kondisi berbeda justru terlihat masih di wilayah yang sama, yakni di Jalan Taman Buah menuju perbatasan Kota Gorontalo–Bone Bolango.
Hingga kini, ruas jalan tersebut masih dalam kondisi rusak parah. Kerusakan yang terjadi bukanlah persoalan baru, melainkan telah berlangsung bertahun-tahun. Bahkan, masyarakat setempat berulang kali melakukan gotong royong secara swadaya dengan menutup lubang menggunakan semen.
Upaya itu menunjukkan kepedulian warga, namun sifatnya hanya sementara. Tidak lama kemudian, jalan kembali rusak dan membahayakan pengguna.
Mengingat infrastruktur jalan merupakan kebutuhan dasar masyarakat dan menjadi tanggung jawab pemerintah sesuai kewenangannya. Maka tentu, masyarakat berharap adanya kesetaraan perhatian terhadap seluruh wilayah.
Perbaikan jalan bukan sekadar proyek fisik, tetapi juga cerminan keberpihakan terhadap keselamatan, kenyamanan, dan aktivitas ekonomi warga.














