Pemprov Gorontalo Perkuat GPM, Jaga Harga Pangan dan Kendalikan Inflasi Jelang Idulfitri

Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie membuka Gerakan Pangan Murah (GPM) di Gorontalo, Rabu (11/3/2026).

KABARREPUBLIK.ID, Gorontalo — Pemerintah Provinsi Gorontalo mengintensifkan Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk mengendalikan inflasi daerah. Kegiatan berlangsung serentak secara nasional, Rabu (11/3/2026).

Pemprov Gorontalo menggandeng Badan Pangan Nasional dan LPP TVRI dalam pelaksanaan program. Kolaborasi ini memperkuat upaya stabilisasi harga pangan.

Ucapan

Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie membuka kegiatan tersebut. Ia menegaskan GPM sebagai langkah strategis pemerintah daerah.

“Gerakan Pangan Murah ini merupakan langkah konkret pemerintah untuk memastikan masyarakat dapat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau. Terlebih menjelang Idulfitri, ketika kebutuhan rumah tangga meningkat,” ujar Idah.

Baca Juga :  Pemprov Gorontalo Prioritaskan Lansia dan Disabilitas, 328 KPM Boalemo Terima BLP3G

Selain GPM, pemerintah menjalankan pasar murah bersubsidi di berbagai wilayah. Program ini membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau.

Kemudian, pemerintah memperkuat operasi pasar untuk menjaga kestabilan harga. Selanjutnya, pemerintah menyalurkan beras SPHP kepada masyarakat.

Di sisi lain, pemerintah meningkatkan koordinasi antar daerah untuk memperlancar distribusi pangan. Tim pengendalian inflasi daerah juga rutin memantau stok dan harga.

Baca Juga :  Wagub Idah Syahidah Selesaikan Polemik Lahan, Tahun 2026 SMAN 8 Siap Dibangun

“GPM ini bukan sekedar kegiatan seremonial, namun merupakan bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah yang dilakukan secara berkelanjutan dan terkoordinasi,” tegasnya.

Selanjutnya, Idah memastikan ketersediaan stok pangan tetap aman hingga Idulfitri. Namun, ia mengingatkan potensi gangguan distribusi dan lonjakan harga.

Pada kegiatan ini, masyarakat membeli bahan pokok dengan harga lebih rendah dari pasar. Beras SPHP tersedia dengan harga Rp58.000 per 5 kilogram, beras premium tersedia dengan harga Rp74.500 per 5 kilogram. Minyakita tersedia dengan harga Rp15.000 per liter.

Baca Juga :  Golkar Gorontalo Rayakan Puncak HUT Ke-61 dengan Dzikir dan Doa Bersama

Kemudian, bawang putih tersedia dengan harga Rp9.000 per 0,25 kilogram. Bawang merah Rp18.000 per 0,5 kilogram. Cabai rawit merah harga Rp15.000 per 0,25 kilogram. Tomat Rp6.000 per kilogram.

Sementara itu, gula pasir tersedia dengan harga Rp16.000 hingga Rp16.500 per kilogram. Daging ayam tersedia dengan harga Rp35.000 per ekor.

Akhirnya, kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan daerah. Sinergi ini memperkuat stabilitas pangan dan menjaga daya beli masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *