Satgaswil Densus 88 dan Kamneg Polda Gorontalo Edukasi Bahaya Paham IRET di SMA N 1 Gorut

Tim Cegah Satgaswil Gorontalo Densus 88 Antiteror Polri bersama Kamneg Polda Gorontalo memberikan sosialisasi wawasan kebangsaan kepada siswa SMA Negeri 1 Gorontalo Utara, Kamis (2/4/2026). [Foto: Tim Cegah Densus 88/YI]

KABARREPUBLIK.ID, Gorut – Tim Cegah Satgaswil Gorontalo Densus 88 Antiteror Polri bersama Kamneg Polda Gorontalo menggelar sosialisasi wawasan kebangsaan di SMA Negeri 1 Gorontalo Utara, Kamis (2/4/2026). Kegiatan melibatkan sekitar 100 peserta yang terdiri dari guru dan siswa.

Perwakilan Subdit IV Kamneg Polda Gorontalo menyampaikan materi tentang pentingnya menjaga nilai kebangsaan kepada peserta. Ia juga mengajak peserta didik agar lebih bijak dalam menerima informasi.

Baca Juga :  Pemerintah Kota Melanggar Tata Ruang Kota Dan Ketertiban Umum, Pasar Sentral Sunyi Tidak Dimanfaatkan

“Kami mengajak para pelajar untuk lebih bijak dalam menerima informasi serta memperkuat komitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar perwakilan Kamneg Polda Gorontalo.

Selanjutnya, perwakilan Tim Cegah Satgaswil Gorontalo Densus 88 Antiteror Polri menyampaikan materi lanjutan kepada peserta. Ia mendorong siswa untuk memperkuat sikap nasionalisme sejak dini.

Baca Juga :  Rayakan HUT ke-25, Pemprov Gorontalo Hapus Tunggakan Pajak Kendaraan

“Paham IRET berpotensi merusak persatuan bangsa jika tidak diantisipasi sejak dini. Karena itu, generasi muda harus memahami nilai kebangsaan secara utuh,” ujar perwakilan dari Densus 88.

Selain itu, Tim Densus 88 menegaskan pentingnya kewaspadaan terhadap penyebaran paham radikal di kalangan pelajar. Tim juga mengingatkan siswa agar selalu kritis dalam menyaring informasi.

Baca Juga :  Tim Cegah Densus 88 Gorontalo Sosialisasikan Wawasan Kebangsaan di SMP Negeri 8 Kota Gorontalo

“Kami juga mendorong pelajar untuk aktif menjaga lingkungan sekolah tetap kondusif serta berperan sebagai agen perubahan dalam menangkal paham yang bertentangan dengan nilai kebangsaan terutama ditengah arus informasi saat ini,” tegas perwakilan Densus 88.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *