Polda Gorontalo dan Densus 88 Edukasi Bahaya Paham IRET Kepada Pelajar SMPN 1 Limboto

Sosialisasi pencegahan Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET) digelar oleh Polda Gorontalo bersama Densus 88 Satgaswil Gorontalo di SMP Negeri 1 Limboto, Kamis (9/4/2026). [Foto: Redaksi/RTB].

KABARREPUBLIK.ID, Kab. Gorontalo – Upaya pencegahan penyebaran paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme dan Terorisme (IRET) terus diperkuat aparat kepolisian melalui pendekatan edukatif di lingkungan pendidikan.

Kali ini, Tim Cegah Densus 88 Antiteror Polri bersama Polda Gorontalo menyasar 100 siswa dan tenaga pendidik di SMP Negeri 1 Limboto melalui kegiatan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan.

Baca Juga :  Perkuat Moderasi Beragama, Densus 88 Gorontalo Gelar FGD Bertajuk 'Ngopi Rasa Ngaji'

Dalam pemaparannya, Perwakilan Tim Cegah Densus 88 menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai kebangsaan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran paham IRET yang dinilai berpotensi mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa.

“Sosialisasi ini bertujuan menanamkan pemahaman sejak dini agar pelajar mampu mengenali serta menolak paham yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).

Baca Juga :  Ikuti Entry Meeting BPK RI, Gubernur Gusnar Tegaskan Komitmen Pertahankan Opini WTP

Sementara itu, personel Subdit IV Dit Intelkam Polda Gorontalo mengingatkan pentingnya literasi digital di era saat ini.

Menurutnya, pelajar harus memiliki kemampuan menyaring informasi agar tidak mudah terpapar konten yang mengarah pada intoleransi dan radikalisme.

“Kecakapan dalam memilih dan memilah informasi menjadi kunci agar generasi muda tidak mudah terpengaruh oleh konten negatif di ruang digital,” jelasnya.

Baca Juga :  Adhan Hentikan Turnamen Domino PORDI Gorontalo Dinilai 'Judi', Peserta Soroti Pernyataan Wali Kota

Di tempat yang sama, Kepala SMP Negeri 1 Limboto turut mengapresiasi kegiatan tersebut.

Ia menilai sosialisasi ini memberikan kontribusi positif dalam pembentukan karakter siswa.

“Kami sangat menyambut baik kegiatan ini karena mampu memperkuat nilai cinta tanah air serta sikap toleransi di kalangan siswa,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *