KABAR REPUBLIK | Limboto — Pemerintah Kabupaten Gorontalo memperkuat UMKM melalui dukungan modal, pendampingan teknis, dan perluasan pasar.
Pemerintah Kabupaten Gorontalo mengalokasikan sekitar Rp16 miliar untuk program penguatan UMKM pada tahun 2026 ini.
Bupati Gorontalo Sofyan Puhi menyampaikan komitmen tersebut saat mendampingi penyaluran bantuan UMKM di Kantor Lurah Kayubulan, Kecamatan Limboto, Selasa (1/9/2026).
Dalam kesempatan itu, Sofyan mendorong pelaku UMKM memanfaatkan bantuan sebagai modal usaha. Ia meminta penerima mengelola bantuan secara tepat agar usaha terus berputar dan berkembang.
“Gunakan sebaik-baiknya agar dagangan bisa terus berputar dan usahanya berkembang,” kata Sofyan.
Adapun program penguatan UMKM mencakup permodalan, pendampingan produksi, pengembangan kemasan, dan perluasan pemasaran.
Selain itu, Pemda Kabupaten Gorontalo juga menjalankan program “Perempuan Hebat”, bersama Bank SulutGo dan TP PKK. Program tersebut menyediakan pembiayaan di bawah Rp10 juta tanpa agunan dengan bunga 3 persen per tahun.
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Gorontalo menyediakan PLUT di Telaga untuk pendampingan produksi dan kemasan.
Tak hanya itu, Pemda Kabupaten Gorontalo juga menghadirkan UMKM Center di Telaga sebagai pusat pemasaran produk lokal.
Sofyan menargetkan dukungan tersebut mendorong UMKM semakin mandiri, naik kelas, dan menggerakkan ekonomi daerah.















