KABAR REPUBLIK | Bone Bolango — Tim Cegah Satgaswil Gorontalo Densus 88 Antiteror Polri mengajak pelajar Pondok Pesantren Hubulo, Bone Bolango, menolak segala bentuk radikalisme dan kekerasan terhadap anak.
Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi wawasan kebangsaan bertajuk “Densus Menyapa, Pelajar Siaga Anti-Radikalisme” di Pondok Pesantren Hubulo, Rabu (2/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti 340 siswa dan siswi bersama ustaz serta ustazah. Kegiatan mengangkat tagline ”Torang Menolak Segala Bentuk Radikalisme dan Kekerasan Terhadap Anak”.
Menurut IPTU Teguh Pribadi, S.E., sosialisasi tersebut menjadi ruang untuk memperkuat pemahaman peserta terhadap nilai-nilai kebangsaan.
“Dengan pemahaman tersebut, dapat ditumbuhkan rasa cinta tanah air, menghargai keberagaman, serta menjaga persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat,” kata Teguh.
Pada kesempatan yang sama, peserta diajak bersama-sama menolak segala bentuk gerakan radikalisme yang mengedepankan kekerasan dan intoleransi serta bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.
“Kita perlu bersama-sama menolak segala bentuk gerakan radikalisme yang mengedepankan kekerasan dan intoleransi serta bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila. Pencegahan dapat dilakukan dengan memperkuat toleransi, dialog, gotong royong, dan menghormati perbedaan demi terciptanya lingkungan masyarakat yang aman, damai, dan harmonis,” ujar Teguh.
Melalui kegiatan tersebut, pelajar diharapkan memahami pentingnya menjaga persatuan serta membangun sikap toleran dalam kehidupan bermasyarakat.













