KABARREPUBLIK.ID, Gorontalo – Dinas Sosial Kabupaten Gorontalo memperkuat kapasitas Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) melalui rapat koordinasi yang menghadirkan Tim Cegah Satgaswil Gorontalo sebagai narasumber, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan sosial sekaligus mencegah berkembangnya paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme (IRET) di tengah masyarakat.
Rakor tersebut melibatkan seluruh Pendamping PKH se-Kabupaten Gorontalo. Dinas Sosial menempatkan pendamping sebagai garda terdepan dalam membangun literasi sosial dan memperkuat pengawasan lingkungan berbasis keluarga.
Dalam kegiatan itu, Tim Cegah Satgaswil Gorontalo memaparkan pola penyebaran paham IRET, faktor yang memengaruhi kerentanan sosial, serta langkah pencegahan yang dapat diterapkan dalam aktivitas pendampingan masyarakat.
Tim juga mendorong pendamping PKH untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk pengaruh yang berpotensi mengganggu ketahanan sosial.
“Melalui peran aktif pendamping PKH, upaya pencegahan paham IRET dapat dilakukan lebih dini dan menjangkau lingkungan keluarga secara langsung,” jelas narasumber dari Tim Cegah Satgaswil Gorontalo.
Selain itu, Tim Cegah menekankan pentingnya edukasi yang berkelanjutan dan komunikasi aktif dengan masyarakat agar potensi penyebaran paham menyimpang dapat dikenali lebih cepat.
Dinas Sosial Kabupaten Gorontalo berharap kegiatan tersebut memperkuat pemahaman para pendamping PKH serta memperluas peran mereka dalam menjaga stabilitas sosial di tingkat desa dan kecamatan.












