Daerah  

Pusat Kanker RSUD Ainun Dikebut, Gorontalo Bidik Layanan Rujukan Timur Indonesia

KABAR REPUBLIK — Pemerintah Provinsi Gorontalo mempercepat pembangunan pusat kanker RSUD dr. Hasri Ainun Habibie. Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail meninjau langsung pekerjaan fasilitas tersebut, Jumat (11/9/2026).

Dalam peninjauan itu, Gusnar memastikan pembangunan pusat kanker terus berjalan. Pemerintah menargetkan fasilitas tersebut mendukung layanan rujukan kanker di kawasan Indonesia Timur.

Gusnar mengatakan Kementerian Kesehatan memproyeksikan RSUD Ainun sebagai rumah sakit kanker di Indonesia Timur. Karena itu, pemerintah terus menyiapkan berbagai fasilitas pendukung.

“Rumah sakit Ainun ini diproyeksikan oleh Pak Menteri Kesehatan sebagai rumah sakit kanker di Indonesia Timur, sehingga fasilitasnya sedang disiapkan,” kata Gusnar di sela-sela kunjungan.

Baca Juga :  Jelang PENAS XVII, Pemprov Gorontalo Percepat Penanaman Jagung di GORR untuk Perkuat Identitas Daerah

Untuk mendukung target tersebut, pusat kanker menyiapkan sejumlah fasilitas medis. Fasilitas itu mencakup LINAC, CT Simulator, dan ruang layanan Brachytherapy.

LINAC atau Linear Accelerator menggunakan gelombang elektromagnetik untuk menghasilkan sinar-X atau foton berenergi tinggi. Dengan teknologi tersebut, rumah sakit dapat mendukung kebutuhan terapi radiasi bagi pasien kanker.

Sementara itu, CT Simulator membantu dokter melakukan simulasi sebelum terapi radiasi. Rumah sakit juga menyiapkan Brachytherapy untuk mendukung terapi kanker menggunakan sumber radioaktif.

Baca Juga :  Gusnar Dorong Percepatan Bendungan Bulango Ulu, Kolaborasi Satker KemenPU Jadi Kunci

Selain pusat kanker, pemerintah juga mempercepat pembangunan gedung rawat inap lima lantai. Pemerintah menargetkan pekerjaan gedung tersebut selesai pada akhir tahun.

Gusnar mengatakan pembangunan gedung rawat inap sempat mengalami penundaan. Menurutnya, pekerjaan tersebut sempat tertunda pada masa tiga Penjabat Gubernur sebelum dirinya.

“Dana ini pernah kembali lagi ke pusat karena pekerjaan kita kurang beres. Akhirnya kita berdiskusi lagi dengan Pak Menteri dan alhamdulillah Pak Menteri setuju untuk melanjutkan pembangunannya,” bebernya.

Baca Juga :  Ikuti Entry Meeting BPK RI, Gubernur Gusnar Tegaskan Komitmen Pertahankan Opini WTP

Selain itu, Gusnar meminta kontraktor dan seluruh pemangku kepentingan mempercepat pekerjaan. Ia juga meminta semua pihak menjaga kualitas pembangunan.

Lebih lanjut, Gusnar menilai percepatan pembangunan tersebut tidak hanya memperkuat fasilitas kesehatan. Proyek itu juga menunjukkan keseriusan Gorontalo menjalankan kebijakan pemerintah pusat.

“Jadi banyak sekali kebijakan-kebijakan Pak Menteri Kesehatan untuk Gorontalo ini yang harus kita sambut, kita amankan dan kita laksanakan dengan baik untuk rakyat Gorontalo,” tutupnya.

**Cek berita dan artikel terbaru dengan ikuti WhatsApp Channel KABAR REPUBLIK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *