Daerah  

Tudingan Wali Kota Disebut Hoax, Gubernur Gusnar Ungkap Fakta Sebenarnya

Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, saat menyampaikan sambutannya dalam Rapat Paripurna DPRD Gorontalo, Senin (7/9/2026).

KABAR REPUBLIK – Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail membantah tudingan Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea yang menyebut dirinya memengaruhi Menteri Kebudayaan Fadli Zon terkait polemik eks rumah jawatan Kantor Pos Gorontalo.

Gusnar menyampaikan bantahan itu saat memberikan sambutan dalam Rapat Paripurna DPRD Gorontalo, Senin (7/9/2026).

Gusnar menjelaskan fakta di balik pertemuannya dengan Fadli Zon di Kementerian Kebudayaan. Ia mengatakan pertemuan tersebut membahas pengusulan dua tokoh Gorontalo (HB. Yasin dan dr. Aloesaboe) sebagai Calon Pahlawan Nasional.

Baca Juga :  Ekonomi Warga Mulai Bergerak, PENAS XVII Dongkrak Pendapatan Pelaku Usaha di Limboto

“Beberapa minggu lalu, urusannya semata-mata memperjuangkan pahlawan nasional dari Provinsi Gorontalo. Tidak ada urusan dengan cagar budaya,” ucap Gusnar.

Gusnar mengatakan Fadli Zon justru lebih dahulu menyinggung persoalan cagar budaya Gorontalo setelah dirinya memaparkan usulan Pahlawan Nasional.

“Ketika saya memaparkan calon penerima gelar pahlawan, setelah selesai itu terbesit. Pak Menteri yang mengungkap kepada saya, Pak Gubernur, di Gorontalo itu lagi viral,” jelas Gusnar.

Menurut Gusnar, Fadli Zon kemudian meminta dirinya bersama Direktur Jenderal mengambil langkah penyelamatan.

Baca Juga :  Hari Patriotik Ke-84, Pemprov Gorontalo Teguhkan Semangat Juang Daerah

“Pak Menteri memerintahkan saya dan Direktur untuk segera melakukan langkah penyelamatan, rekonstruksi ulang,” ungkapnya.

Selain itu, Gusnar menjelaskan mekanisme pengusulan gelar Pahlawan Nasional. Ia menyebut Fadli Zon memiliki kewenangan dalam proses tersebut sebagai Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan.

“Proses pemberian gelar Pahlawan Nasional berada dalam mekanisme Dewan Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan. Setelah dokumen usulan rampung, maka diserahkan kepada Ketua Dewan, yakni Pak Fadli Zon. Jadi tidak ada urusan dengan cagar budaya,” imbuh Gusnar.

Baca Juga :  Ramai-Ramai Ke Makassar, 2 Agenda Penting Pemkot: Rapat Forkopimda Dan Promosi Doktor Melissa Wala

Gusnar juga menegaskan sikapnya dalam menghadapi polemik tersebut.

“Saya bukan tipe pemimpin yang umbar-umbar,” ujarnya.

Di akhir keterangannya, Gusnar kembali membantah tudingan Wali Kota Gorontalo.

“Jadi saya perlu katakan sekarang. Tudingan Pak Wali Kota tidak benar. Itu hoax. Itu pembohongan publik,” tegas Gusnar.

**Cek berita dan artikel terbaru dengan ikuti WhatsApp Channel KABAR REPUBLIK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *