KABARREPUBLIK.ID | Gorontalo – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Gorontalo menggelar ‘Coaching Clinic Tata Naskah Dinas’ untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui penguatan kompetensi aparatur.
Sebanyak 50 peserta mengikuti pelatihan yang berlangsung pada 15–17 Juli 2026 di Cleopatra Resort.
Peserta berasal dari pengelola surat Disdikbud Provinsi Gorontalo serta tenaga administrasi SMA dan SMK.
Dalam kegiatan tersebut, Dinas Diskbud menghadirkan narasumber dari Biro Organisasi Setda Provinsi Gorontalo, Dinas Arsip dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo, serta Kantor Bahasa Provinsi Gorontalo.
Para narasumber membekali peserta dengan materi sekaligus praktik penyusunan tata naskah dinas sesuai regulasi. Selanjutnya, peserta mempelajari struktur, format, penggunaan bahasa, dan alur penyusunan tata naskah dinas.
Narasumber juga mendampingi peserta menyusun surat dinas, nota dinas, surat keputusan, berita acara, hingga berbagai dokumen administrasi lainnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo, Sudarman Samad, mengatakan administrasi yang tertib menjadi fondasi peningkatan kualitas layanan pendidikan.
Menurutnya, setiap dokumen pemerintah mencerminkan kualitas tata kelola dan profesionalisme institusi.
“Administrasi yang baik melahirkan keputusan yang baik. Ketika tata naskah kita tertib, komunikasi birokrasi menjadi lebih cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, kita harus membangun budaya kerja yang menghargai ketelitian, kepastian hukum, dan pelayanan yang berkualitas sebagai bagian dari transformasi pendidikan di Provinsi Gorontalo,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo, Siti Maria Lahidjun, mengatakan coaching clinic menjadi ruang belajar bersama bagi aparatur.
Selain meningkatkan kompetensi administrasi, kegiatan tersebut juga memperkuat komitmen aparatur dalam memberikan pelayanan yang berkualitas.
“Sebagai unsur pendukung manajemen organisasi, kami menyadari bahwa masih selalu ada ruang untuk menyempurnakan sistem administrasi. Coaching clinic ini menjadi sarana saling belajar, menyamakan persepsi, dan memperkuat komitmen agar setiap produk administrasi yang dihasilkan semakin tertib, mudah dipahami, sesuai regulasi, serta mampu mendukung pelayanan pendidikan yang lebih baik. Keberhasilan administrasi bukan ditentukan oleh satu orang, melainkan oleh konsistensi seluruh aparatur dalam menjalankan aturan dengan penuh tanggung jawab,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, Dinas Dikbud Provinsi Gorontalo terus memperkuat budaya administrasi yang profesional dan berorientasi pada pelayanan.
Dengan demikian, upaya tersebut diharapkan mampu mendukung tata kelola pendidikan yang akuntabel, efektif, berintegritas, serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan di Provinsi Gorontalo.














