Daerah  

Gubernur Jalankan Perintah Presiden Prabowo Malah Diserang Aleg Partai Gerindra Di Gorontalo

Anggota DPRD Provinsi Gorontalo dari Fraksi Gerindra, Limonu Hippy (kiri), dan Anggota DPRD Kabupaten Pohuwato dari Fraksi Gerindra, Abdul Hamid Sukoli (kanan). [Foto: Kolase/Redaksi].

KABARREPUBLIK.ID, Gorontalo — Aneh, disaat Gubernur Gusnar Ismail menjalankan perintah Presiden Prabowo soal pertambangan, bukannya didukung oleh Anggota DPRD dari Partai Gerindra, Gubernur malah diserang dan disalahkan.

Lihat saja bagaimana Anggota DPRD Provinsi Gorontalo dari Fraksi Gerindra Limonu Hippy pada saat Rapat Paripurna, Senin (09/03/2026).

Dengan lantangnya ia meminta agar Gubernur Gorontalo mengeluarkan diskresi untuk para penambang ilegal di Gorontalo.

Baca Juga :  Wagub Idah Syahidah Dorong Inspektorat Jadi Mitra Strategis Daerah

“Aktivitas pertambangan rakyat selama ini menjadi salah satu sumber penghidupan masyarakat dan secara tidak langsung turut membantu menekan angka kemiskinan,” katanya saat itu.

Sama halnya dengan Anggota Legislatif Partai Gerindra DPRD Pohuwato, Abdul Hamid Sukoli, menurutnya, penertiban tambang ilegal justru membuat masyarakat jadi sulit dan menyalahkan Gubernur Gorontalo.

Baca Juga :  Kisruh Dengan BSG Bikin Malu Gorontalo, DPRD Kota Gorontalo Didesak Panggil Walikota Adhan Dambea

“Sikap Gubernur tidak respek terhadap penderitaan rakyat. Birokrasi untuk rakyat kecil dibuat berlarut-larut, sementara penindakan represif terus berjalan tanpa ada inisiatif membentuk tim khusus yang berpihak pada penambang lokal,” ujarnya.

Sikap dari para Anggota DPRD yang berasal dari Partai Gerindra ini menimbulkan pertanyaan publik, kenapa Gubernur Gorontalo diserang karena menjalankan perintah Presiden Prabowo yang notabene adalah Pimpinan Tertinggi di Partai Gerindra?e

Baca Juga :  Targetkan Efisiensi Belanja Operasional ASN, Pemprov Gorontalo Siapkan Dua Hari WFH

Sharusnya, sebagai kader Gerindra yang berada dilembaga legislatif mendukung dan mengamankan perintah Presiden Prabowo, bukan sebaliknya.

**Cek berita dan artikel terbaru dengan ikuti WhatsApp Channel KABAR REPUBLIK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *