KABARREPUBLIK.ID, Sulut — Kunjungan Kepala Staf Presiden (KSP), Dudung Abdurachman di Kota Manado, Sabtu (9/5/2026), menghadirkan suasana hangat dan penuh keakraban.
Di tengah agenda kenegaraan yang padat, Jenderal TNI Purn itu memilih berkunjung ke kediaman Revan Saputra Bangsawan. Dudung menganggap RSB sebagai adik angkatnya sendiri.
Pertemuan tersebut menarik perhatian masyarakat Sulawesi Utara. Pertemuan itu tidak sekadar menjadi kunjungan formal, tetapi juga menunjukkan sisi humanis seorang pejabat negara yang tetap menjaga hubungan kekeluargaan.
Dudung datang bersama sejumlah Jenderal Letting 88. RSB dan keluarga menyambut langsung rombongan dengan jamuan makan siang khas daerah serta kopi khas Sulawesi Utara.

Suasana rumah terlihat hangat sepanjang pertemuan. Dudung dan RSB tampak berbincang santai sambil berbagi cerita penuh kekeluargaan. Kehadiran Dudung di kediaman RSB memperlihatkan eratnya hubungan emosional yang telah lama terjalin.
“Kunjungan ini bukan soal jabatan, tetapi tentang persaudaraan yang tetap dijaga dengan hati. Saya merasa Sulawesi Utara adalah rumah kedua bagi saya,” ujar Dudung Abdurachman.
Ia juga mengaku terkesan dengan sambutan hangat masyarakat Sulawesi Utara yang dikenal menjunjung tinggi nilai kekeluargaan dan persatuan.
Sementara itu, RSB menyebut kunjungan tersebut menjadi kebanggaan besar bagi dirinya, keluarga, dan masyarakat Sulawesi Utara.
“Beliau adalah sosok pemimpin yang tidak melupakan hubungan persaudaraan. Di tengah kesibukan sebagai Kepala Staf Presiden, beliau masih menyempatkan hadir dan berkumpul bersama kami. Ini sebuah kehormatan yang luar biasa,” kata Revan Saputra Bangsawan.
RSB menambahkan, suasana makan siang bersama berlangsung cair dan penuh cerita inspiratif. Mereka juga membahas semangat pengabdian kepada bangsa serta pentingnya menjaga persatuan.
Kedatangan Dudung ke kediaman RSB turut meninggalkan kesan mendalam bagi warga sekitar. Banyak warga menilai pemimpin yang tetap membumi dan menjaga hubungan emosional dengan masyarakat merupakan sosok yang dirindukan publik saat ini.












