KABARREPUBLIK.ID | Gorontalo – Tim Cegah Satgaswil Gorontalo Densus 88 Antiteror (AT) Polri memperkuat karakter 200 siswa baru SMP N 8 Kota Gorontalo melalui kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2026, Rabu (15/7/2026).
Kegiatan tersebut mengangkat nilai toleransi, kebersamaan, dan pencegahan paham ekstremisme di kalangan pelajar.
Tim Cegah Satgaswil Gorontalo Densus 88 AT Polri menghadirkan materi tentang pentingnya menjaga sikap saling menghormati dalam kehidupan sehari-hari.
Anggota Tim Cegah Satgaswil Gorontalo Densus 88 Antiteror Polri, Yusuf, mengajak para siswa membangun kebiasaan menghargai perbedaan.
Menurut Yusuf, nilai toleransi menjadi dasar penting dalam membentuk karakter generasi muda. Karena itu, siswa perlu menerapkan sikap saling menghormati di lingkungan sekolah dan masyarakat.
“Saya mengajak adik-adik siswa untuk memahami bahwa toleransi merupakan nilai penting dalam kehidupan bersama. Sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan harus menjadi kebiasaan, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat. Dengan begitu, kita dapat menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan saling mendukung,” ujar Yusuf.
Selain membahas toleransi, Yusuf juga mengingatkan siswa agar meningkatkan kemampuan menyaring informasi. Ia menilai perkembangan teknologi membuat pelajar harus lebih cermat menerima informasi.
Menurutnya, sikap kritis terhadap informasi dapat mencegah generasi muda terpengaruh oleh konten yang bertentangan dengan nilai kebangsaan.
“Saya juga mengingatkan adik-adik siswa agar tidak mudah percaya terhadap setiap informasi yang diterima, terutama melalui media sosial. Pastikan informasi tersebut benar, pahami sumbernya, dan jangan mudah terprovokasi oleh konten yang mengandung ujaran kebencian, intoleransi, atau ajakan yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan,” kata Yusuf.
Melalui kegiatan MPLS Ramah 2026, Tim Cegah Satgaswil Gorontalo Densus 88 AT Polri berharap siswa SMP N 8 Kota Gorontalo mampu menjadi generasi yang menjunjung toleransi.
Selain itu, para siswa diharapkan mampu menjaga keberagaman, berpikir kritis, dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman serta kondusif.














