Gubernur Gusnar Tekankan SPPG Serap Produk Petani Lokal Untuk Perkuat Gizi Dan Ekonomi

Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail memimpin Rapat Pimpinan secara virtual melalui Zoom Meeting, Rabu (15/4/2025).

KABARREPUBLIK.ID, Kota Gorontalo – Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menegaskan arah kebijakan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia meminta SPPG menyerap komoditas langsung dari petani lokal. Ia menyampaikan hal itu dalam Rapat Pimpinan virtual, Rabu (15/4/2026).

Gusnar Ismail mendorong integrasi program gizi dengan penguatan ekonomi daerah. Ia menilai langkah tersebut dapat memperluas manfaat MBG. Selain itu, kebijakan ini memperkuat sektor pertanian lokal.

Baca Juga :  Perkuat Moderasi Beragama, Densus 88 Gorontalo Gelar FGD Bertajuk 'Ngopi Rasa Ngaji'

“Secara keseluruhan nanti SPPG tidak lagi membeli di pasar tapi langsung ke petani, mereka harus diarahkan mengambil hasil dari petani. Sehingga manfaat MBG ini semakin melebar,” ujar Gusnar.

Ia menekankan pentingnya dampak berkelanjutan dari program MBG. Ia meminta seluruh pihak menjaga kualitas pelaksanaan SPPG. Ia juga menugaskan Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie mengoordinasikan pengawasan program.

Baca Juga :  Gubernur Gusnar Gelar Pasar Murah Khusus Pengemudi Bentor dan Ojol

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Gorontalo Muljady Mario memperkuat dukungan sektor pertanian.

Ia menyalurkan bantuan benih sayur kepada sembilan kelompok tani. Ia menyebarkan bantuan tersebut di Kabupaten Boalemo, Gorontalo, dan Bone Bolango.

“Tahun ini kami juga memiliki program untuk mendukung MBG dengan memberikan bantuan benih sayur, sudah ada sembilan kelompok tani yang kami serahkan bibitnya,” ungkap Muljady.

Baca Juga :  Gubernur Gorontalo Kerahkan Alat Berat Tangani Longsor di Taluditi

Di sisi lain, Wakil Gubernur Idah Syahidah memaparkan hasil kunjungan lapangan ke SPPG di Cianjur. Ia menilai pengelolaan layanan memiliki pendekatan berbeda. Ia menyebut penyajian makanan lebih menarik meski sederhana. Ia menilai langkah tersebut dapat meningkatkan minat siswa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *