Melisa Minta Lembaga Adat Sidangkan Kepala Daerah Yang Suka Memaki Dan Marah-Marah

Ketua Lembaga Adat Kota Gorontalo, Abdullah Paneo. (Foto: Istimewa).

KABARREPUBLIK.ID — Pernyataan Ketua Lembaga Adat Kota Gorontalo, Abdullah Paneo, jadi angin segar bagi masyarakat Gorontalo. Sebab, Gorontalo merupakan daerah adat yang memiliki nilai keislaman serta menjunjung tinggi moralitas dan kesopanan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Bagi kita seorang muslim yang hidup di daerah dengan adat dan budaya yang kental, seharusnya tatanan itu menjadi benteng bagi siapa saja, baik masyarakat biasa maupun pejabat publik yang selalu berhadapan dengan rakyat”, ujarnya seperti dikutip dari Faktanews, Kamis (6/11/2025).

Ucapan

Pernyataan tersebut disampaikannya saat merespon video viral dua anggota DPRD masing-masing dari daerah pemilihan Gorontalo Utara dan Kota Gorontalo yang diduga bukan suami-istri.

Baca Juga :  Gubernur Jauhi Perdebatan Kontraproduktif, Sepakat Dengan Bupati Bangun Gorontalo

Sebagai ketua lembaga adat, publik mendesak agar Abdullah Paneo juga memberikan perhatian terhadap para kepala daerah yang ada di Gorontalo agar berperilaku baik dihadapan publik.

Baca Juga :  Pemprov Gorontalo Salurkan Ikan ke 33 LKSA, Perkuat Gizi Anak Asuh di Tengah Efisiensi Anggaran

Sebagaimana disampaikan oleh seorang warga Kota Gorontalo bernama Melissa.

Baca Juga :  Sudah Sesuai Inpres, TAPD Luruskan Tuntutan Masa Aksi Soal Rehabilitasi Toilet Kantor Gubernur

“Ketua lembaga adat harus komprehensif melihat kejadian seperti itu. Etika, adab dan kesopanan dihadapan publik penting dijaga oleh pejabat publik tidak hanya DPRD, para kepala daerah wajib menjaga itu. Silahkan ketua lembaga adat menyidangkan kepala daerah yang memaki dan suka marah-marah dihadapan rakyatnya”, ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *