Pemprov Gorontalo Salurkan Ikan ke 33 LKSA, Perkuat Gizi Anak Asuh di Tengah Efisiensi Anggaran

Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie menyerahkan bantuan ikan secara simbolis kepada LKSA Ummul Iman di Limboto, Jumat (13/3/2026).

KABARREPUBLIK.ID, Kab. Gorontalo – Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Kelautan dan Perikanan menyalurkan bantuan bahan baku ikan kepada Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) di seluruh kabupaten/kota, Jumat (13/3/2026).

Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie menyerahkan bantuan secara simbolis di LKSA Ummul Iman, Kelurahan Hunggaluwa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo.

Pemerintah menjalankan program ini sebagai upaya meningkatkan asupan gizi anak asuh. Program ini juga melanjutkan semangat peningkatan konsumsi ikan di daerah.

Baca Juga :  Wakil Gubernur Turun Langsung, GHM 2025 Tegaskan Gorontalo Kota Sport Tourism

“Walaupun program FORIKAN secara nasional tidak lagi berjalan seperti dulu, Pemerintah Provinsi Gorontalo tetap melanjutkan semangatnya. Saat ini diarahkan pada program penyaluran ikan untuk anak-anak di LKSA,” jelas Idah.

Selain itu, pemerintah mengarahkan bantuan kepada anak-anak panti sebagai kelompok prioritas. Pemerintah juga menyesuaikan program dengan kondisi efisiensi anggaran daerah.

“Memang jumlahnya belum banyak karena menyesuaikan dengan kondisi efisiensi anggaran. Namun ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Gorontalo kepada LKSA yang ada di daerah. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pemprov Gorontalo Kawal Aspirasi Mahasiswa, BEM UNG Apresiasi Komitmen Pemerintah

Selanjutnya, Dinas Kelautan dan Perikanan menyiapkan ikan cakalang segar sebagai komoditas utama. Ikan tersebut memiliki kandungan protein tinggi untuk mendukung kebutuhan gizi anak. Program ini menjangkau 33 LKSA di seluruh Provinsi Gorontalo. Program ini melayani total 903 anak asuh sebagai penerima manfaat.

Baca Juga :  Aroma "Pemerintahan Bayangan" di Kota Gorontalo: Diduga Permaisuri Kendalikan Kebijakan, Pejabat Ramai-Ramai "Wisata Dinas" ke Makassar

Pada tahap awal, pemerintah mendistribusikan 1.110 kilogram ikan ke seluruh wilayah. Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp50 juta per bulan selama enam bulan.

Dengan demikian, total anggaran program mencapai Rp300 juta dalam satu tahun. Pemerintah berharap program ini dapat meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan anak asuh secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *