Daerah  

Permudah Kebutuhan Masyarakat, Imigrasi Gorontalo Hadirkan Layanan Paspor di Lokasi PENAS

Dinas Kominfo Kabupaten Gorontalo menerima kunjungan jajaran Imigrasi dalam agenda pertemuan koordinasi. [Foto: Ist].

KABARREPUBLIK.ID | Gorontalo – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Gorontalo menghadirkan layanan paspor selama PENAS KTNA XVII Tahun 2026.

Kepastian itu disampaikan Kepala Seksi Lalu Lintas Keimigrasian, Ridwan, saat berkoordinasi dengan Dinas Kominfo Kabupaten Gorontalo. Ridwan menjelaskan, layanan paspor berlangsung selama lima hari pada 20 hingga 24 Juni 2026.

Petugas membuka layanan tersebut di halaman Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Gorontalo. Masyarakat dapat mengajukan pembuatan paspor baru maupun penggantian paspor yang telah kedaluwarsa.

Baca Juga :  Pemprov Gorontalo Gandeng Kejati, 1.500 Paket Sembako Murah Ditebar Jaga Stabilitas Harga

Ridwan mengatakan, Imigrasi Gorontalo menghadirkan layanan itu untuk memudahkan akses masyarakat. Layanan tersebut juga mendukung pelaksanaan PENAS KTNA XVII yang dipusatkan di Kabupaten Gorontalo.

“Melalui layanan ini, masyarakat tidak perlu datang ke kantor imigrasi untuk mengurus paspor. Kami hadir langsung agar akses pelayanan menjadi lebih mudah dan efisien,” ujarnya.

Baca Juga :  Kemenag Gorontalo Perketat Penggunaan Handphone di Madrasah, Atur Larangan hingga Pengawasan Orang Tua

Selain itu, Ridwan menyampaikan arahan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Gorontalo, Agung Sampurno. Menurutnya, keikutsertaan Imigrasi dalam PENAS mencerminkan semangat program Imigrasi untuk Rakyat.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Gorontalo, Safwan Bano, mengapresiasi dukungan Imigrasi Gorontalo tersebut.

Safwan menilai layanan paspor memberi manfaat tambahan bagi peserta dan masyarakat.

Baca Juga :  Kritik Pemprov, Keluarga Nani Wartabone Tantang Walikota Adhan Dambea

“Pemerintah Kabupaten Gorontalo mengapresiasi dukungan Imigrasi Gorontalo. Ini menunjukkan kuatnya sinergi antarinstansi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menyukseskan Kabupaten Gorontalo sebagai tuan rumah PENAS KTNA XVII,” kata Safwan.

Terakhir, Safwan berharap PENAS tidak hanya menjadi ajang pertemuan petani dan nelayan nasional. Ia juga berharap masyarakat dapat memperoleh manfaat melalui layanan publik yang mudah diakses.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *