Daerah  

Enam Penerbangan Tambahan Siap Layani Kedatangan Peserta PENAS XVII ke Gorontalo

Gubernur Gusnar Ismail memimpin rapat kesiapan transportasi udara dan laut menjelang PENAS XVII. [Foto: Ist].

KABARRPUBLIK.ID | Kab. Gorontalo – Maskapai penerbangan menambah enam jadwal penerbangan menuju Gorontalo menjelang pembukaan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII. Penambahan penerbangan tersebut mendukung mobilitas peserta dan tamu dari berbagai daerah.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo, Sagita Wartabone, mengatakan permintaan perjalanan menuju Gorontalo meningkat menjelang pelaksanaan PENAS XVII pada 20–25 Juni 2026.

Menurut Sagita, sejumlah penerbangan menuju Gorontalo sudah penuh pada 18 dan 19 Juni 2026. Karena itu, Pemerintah Provinsi Gorontalo mengajukan penambahan penerbangan kepada Kementerian Perhubungan.

“Tanggal 18 dan 19 Juni penerbangan ke Gorontalo penuh. Bapak Gubernur Gusnar Ismail bermohon ke Kementrian Perhubungan untuk menambah penerbangan. Disetujui itu sehingga diberi enam extra flight. Garuda Indonesia, Batik dan Lion Air menambah penerbangan rinciannya tiga penerbangan dari Jakarta dan tiga penerbangan dari Makassar,” ujarnya.

Baca Juga :  Wagub Gorontalo Hadiri UNS Home Coming 2026, Dorong Kolaborasi Alumni Untuk Pembangunan Nasional

Sagita menjelaskan Garuda Indonesia, Batik Air, dan Lion Air akan mengoperasikan penerbangan tambahan tersebut. Maskapai menyediakan tiga penerbangan dari Jakarta dan tiga penerbangan dari Makassar. Selain transportasi udara, pemerintah juga memastikan ketersediaan angkutan laut bagi peserta PENAS XVII.

Sagita mengungkapkan kontingen dari Kalimantan Utara telah mengonfirmasi kehadiran mereka pada ajang nasional tersebut. Sebanyak 85 peserta dari Kalimantan Utara akan menggunakan kapal Sabuk Nusantara 97 menuju Gorontalo.

Baca Juga :  Di Hadapan Peserta LKBB, Wagub Idah Tekankan Pentingnya Jiwa Kepemimpinan

“Dari Kaltara jadwal tiba 19 Juni 2026 dengan tol laut Sabuk Nusantara 97. Saat kembali ke kampung halaman tanggal 26 Juni harusnya tidak ada kapal yang berangkat. Atas bantuan dari Kementrian Perhubungan kapal Sabuk Nunsantara 116 yang harusnya terjadwal tanggal 23 Juni diundur hingga tanggal 26 Juni,” kata Sagita.

Pemerintah juga menyiapkan layanan transportasi pendukung bagi seluruh tamu yang datang ke Gorontalo. Selain itu, pengelola Bandara Djalaluddin Tantu menyatakan kesiapan menerima kedatangan peserta dari seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Ekonomi Warga Mulai Bergerak, PENAS XVII Dongkrak Pendapatan Pelaku Usaha di Limboto

Pengelola bandara juga membuka opsi layanan operasional selama 24 jam apabila kebutuhan penerbangan meningkat selama pelaksanaan PENAS XVII. Sementara itu, panitia menyiapkan area khusus untuk tamu VVIP di kawasan bandara lama. Panitia juga menyediakan ruang tunggu VIP lantai dua bagi kepala daerah yang menghadiri kegiatan tersebut.

Melalui dukungan transportasi udara dan laut, Pemerintah Provinsi Gorontalo berupaya memastikan kelancaran mobilitas peserta selama pelaksanaan PENAS XVII.

**Cek berita dan artikel terbaru dengan ikuti WhatsApp Channel KABAR REPUBLIK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *