Daerah  

Wagub Idah Tekankan Kolaborasi BPJS dan Faskes, Dorong Layanan Kesehatan Lebih Optimal di Gorontalo

Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie membuka forum kemitraan BPJS Kesehatan dan fasilitas kesehatan di Kantor Gubernur, Kamis (12/3/2026).

KABARREPUBLIK.ID, Kota Gorontalo – Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie mendorong penguatan kolaborasi antara BPJS Kesehatan dan Fasilitas Kesehatan (Faskes). Ia menyampaikan hal tersebut saat membuka forum kemitraan di Ruang Huyula Kantor Gubernur, Kamis (12/3/2026).

Forum ini menghadirkan Deputi Direksi Wilayah X BPJS Kesehatan M. Cucu Zakaria dan pemangku kepentingan sektor kesehatan. Forum ini juga melibatkan DPRD, Pemerintah Daerah, dan pihak faskes.

Idah menegaskan forum ini menjadi ruang strategis untuk membahas pelayanan kesehatan. Ia menyoroti sejumlah persoalan yang berkembang di masyarakat.

Baca Juga :  Pemprov Gorontalo Salurkan Ikan ke 33 LKSA, Perkuat Gizi Anak Asuh di Tengah Efisiensi Anggaran

“Ini tentu perlu dikaji bersama. Prinsipnya pasien harus benar-benar mendapatkan pelayanan yang optimal dan kondisinya membaik sebelum dipulangkan,” ujar Idah.

Selain itu, Idah menyoroti keterbatasan layanan BPJS pada beberapa jenis penyakit. Ia juga menyoroti keluhan pasien terkait durasi perawatan pascaoperasi.

Selanjutnya, Idah mengapresiasi capaian program Cek Kesehatan Gratis di Gorontalo. Ia menyebut Gorontalo menempati peringkat pertama secara nasional.

Baca Juga :  Di Tengah Keterbatasan Anggaran, Pemprov Gorontalo Tetap Gelar Pasar Murah Demi Rakyat

“Artinya masyarakat kita memanfaatkan kesempatan ini dengan sangat baik. Ini perlu terus disosialisasikan agar semakin banyak warga yang memeriksakan kesehatannya,” jelasnya.

Kemudian, Idah mengusulkan perluasan akses layanan cek kesehatan gratis. Ia mendorong layanan tersebut terbuka untuk seluruh masyarakat melalui puskesmas.

“Tidak semua orang hafal tanggal ulang tahunnya, apalagi masyarakat yang sudah lanjut usia. Ada juga yang berulang tahun saat hari libur atau berhalangan hadir. Karena itu saya menyarankan agar layanan ini dibuka untuk umum melalui puskesmas, sehingga siapa saja bisa melakukan pemeriksaan kesehatan gratis,” tambahnya.

Baca Juga :  Nomor Badan Hukum Diduga Berbeda, Karyawan Belum Terdaftar BPJS, Aktivis Soroti KSP Sinar Jaya

Di akhir kegiatan, Idah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, dan faskes terus meningkat.

**Cek berita dan artikel terbaru dengan ikuti WhatsApp Channel KABAR REPUBLIK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *