KABARREPUBLIK.ID, Bone Bolango – Unit Pencegahan Satgaswil Gorontalo menggelar sosialisasi wawasan kebangsaan di SMP Negeri 1 Suwawa, Senin (25/5/2026), yang diikuti sekitar 100 guru dan siswa.
Kegiatan tersebut difokuskan pada penguatan nilai kebangsaan serta peningkatan kesadaran pelajar dalam menggunakan media digital secara bijak.
Dalam penyampaian materi, tim juga menyoroti bahaya paham IRET dan penyebaran konten True Crime Community di kalangan pelajar.
Perwakilan Unit Pencegahan Satgaswil Gorontalo menjelaskan bahwa penguatan karakter dan literasi digital menjadi bagian penting dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi.
“Pelajar perlu memiliki wawasan kebangsaan yang kuat dan kemampuan menyaring informasi agar tidak mudah terpengaruh oleh konten yang dapat memengaruhi pola pikir maupun perilaku,” ujarnya.
Menurut narasumber, pelajar perlu memahami bahwa informasi dan konten yang dikonsumsi setiap hari dapat membentuk kebiasaan serta cara berpikir.
“Media digital harus dimanfaatkan untuk belajar dan mengembangkan diri, bukan menjadi ruang yang membentuk kebiasaan negatif di kalangan pelajar,” tambahnya.
Ia juga mengajak siswa untuk lebih selektif dalam memilih informasi serta tetap menjaga nilai kebangsaan di tengah perkembangan teknologi.
“Kami ingin pelajar mampu memanfaatkan teknologi secara positif, berpikir kritis, dan tidak mudah mengikuti konten tanpa memahami dampaknya,” tutupnya.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara pemateri, guru, dan siswa terkait penggunaan media sosial dan konsumsi konten digital.












