Diduga Tak Paham, Budiyanto Sidiki Luruskan Kekeliruan Walikota Soal Pelaksanaan MTQ Di Gorontalo

Ketua LPTQ Provinsi Gorontalo, Budiyanto Sidiki. [Foto: Istimewa].

KABARREPUBLIK.ID, Gorontalo — Pernyataan Walikota Adhan Dambea yang menyebut sistem pembiayaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi lebih banyak dibebankan kepada Pemerintah Kota/Kabupaten yang ditunjuk sebagai tuan rumah diluruskan Pemerintah Provinsi Gorontalo.

Ketua LPTQ Provinsi Gorontalo Budiyanto Sidiki menerangkan, Pemerintah Provinsi Gorontalo telah mengalokasikan anggaran resmi untuk penyelenggaraan MTQ tingkat Provinsi.

Ucapan

“Nanti secara teknis kami berkoordinasi dengan LPTQ dan daerah tuan rumah untuk sharing anggaran. Kenapa demikian? Karena memang ini konsep yang dilakukan sejak MTQ pertama di Provinsi Gorontalo, dan biasanya juga untuk skala nasional demikian,” terangnya.

Baca Juga :  Walikota Diminta Berhenti Bicara Soal BSG, Penarikan Saham Harus Persetujuan DPRD

Lebih lanjut, Budi menjelaskan bahwa keputusan tersebut tidak diambil secara sepihak dan terus melakukan koordinasi.

Baca Juga :  Gusnar Gerakkan OPD Percepat Perbaikan Sistem Antikorupsi Gorontalo

“Ini merupakan amanat dari RAKERDA LPTQ itu sendiri. Makanya kami terus berkoordinasi baik dengan LPTQ Kota Gorontalo, maupun Pemerintah Kota, karena ini kondisi yang baru pertama kali,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemprov Gorontalo Prioritaskan Lansia dan Disabilitas, 328 KPM Boalemo Terima BLP3G

Atas hal tersebut dirinya menegaskan akan segera melaksanakan Pleno.

“Kami akan segera melakukan pleno. Karena waktu terus berjalan, sehingga harus diputuskan, karena di awal Juni registrasi untuk tingkat nasional akan dimulai. Karena memang MTQ ini ada juknisnya diatur secara berjenjang,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *