Daerah  

Diduga Trauma Dibentak Rakyat, Walikota Adhan Dambea Wajibkan Satpol PP Ikut Bela Diri ?

Walikota Gorontalo, Adhan Dambea. (Foto: Istimewa)

KABARREPUBLIK.ID — Publik tidak akan lupa kalau Walikota Adhan Dambea pernah dibentak dan ditantang balik oleh warganya sendiri. Kejadian pahit itu dialami Walikota Adhan Dambea beberapa waktu lalu di Kelurahan Leato, Kota Gorontalo.

Publik juga ingat siapa orang yang menggertak Walikota Adhan Dambea, dialah Roni Sidiki, anggota Ormas GRIB Jaya.

Baca Juga :  Netizen Sindir Walikota Adhan Dambea: "Belum Ada Yang Dikerjakan, Hanya Bikin Ribut Daerah". 

Setelah berlalu, tiba-tiba Walikota Adhan Dambea mewajibkan seluruh Satpol untuk belajar bela diri. Terasa lucu, tapi ini kebijakan Walikota Adhan Dambea.

Belajar bela diri dirasa penting karena tugas Sapol PP untuk mengamankan aturan Pemkot Gorontalo. Lebih menggelitik lagi, ini merupakan salah satu program Walikota jika nanti jadi Ketua IPSI Gorontalo (Pengurus Daerah Ikatan Pencak Silat Indonesia) .

Baca Juga :  Diduga Gagal Hidupkan Pasar Sentral, Wali Kota Gorontalo Disorot Karena Dinilai Tabrak Aturan

Apakah rencana Walikota Adhan Dambea ini diakibatkan trauma karena pernah dibentak oleh warganya ?

Baca Juga :  1.000 Bentor Siap Layani Peserta PENAS XVII, Pemkab Gorontalo Dorong Perputaran Ekonomi Warga

Mengingat kembali kejadian terdahulu Walikota Adhan Dambea diajak berantem oleh Ramoy Markus Luntungan di Jakarta hingga membuatnya harus diamankan oleh security dan minum air.

**Cek berita dan artikel terbaru dengan ikuti WhatsApp Channel KABAR REPUBLIK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *