KABARREPUBLIK.ID | Gorontalo – Tim Cegah Satgaswil Gorontalo Densus 88 Antiteror Polri menggelar edukasi kebangsaan dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2026 di SMP Negeri 2 Kota Gorontalo, Kamis (16/7/2026).
Kepala Tim Cegah Satgaswil Gorontalo Densus 88 Antiteror Polri, Iptu Teguh Pribadi, S.E., mengarahkan materi pada penguatan kesadaran, toleransi, dan penghormatan terhadap keberagaman.
Teguh juga mengajak para pelajar menjaga persatuan melalui sikap saling menghargai di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Ia menilai sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda.
Karena itu, edukasi sejak masa pengenalan lingkungan sekolah menjadi langkah awal memperkuat nilai kebangsaan.
“Sekolah menjadi tempat yang tepat untuk menanamkan nilai toleransi sejak dini. Kami ingin para siswa memahami bahwa menghargai perbedaan merupakan kekuatan dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa,” ujar Teguh Pribadi kepada media ini.
Teguh juga mengajak seluruh peserta menerapkan nilai toleransi dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, sikap tersebut dapat menciptakan lingkungan belajar yang aman, damai, dan harmonis.
“Kami berharap para siswa tidak hanya memahami materi yang kami sampaikan, tetapi juga menerapkannya dalam pergaulan sehari-hari. Sikap saling menghormati, saling peduli, dan saling menghargai harus menjadi budaya di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat,” tambahnya.
Terakhir, Tim Cegah berharap para siswa mampu menjaga kerukunan, menghargai keberagaman, serta memperkuat persatuan di tengah masyarakat.














