KABARREPUBLIK.ID, Gorontalo — Pernyataan Walikota Adhan Dambea yang menyebut sistem pembiayaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi lebih banyak dibebankan kepada Pemerintah Kota/Kabupaten yang ditunjuk sebagai tuan rumah diluruskan Pemerintah Provinsi Gorontalo.
Ketua LPTQ Provinsi Gorontalo Budiyanto Sidiki menerangkan, Pemerintah Provinsi Gorontalo telah mengalokasikan anggaran resmi untuk penyelenggaraan MTQ tingkat Provinsi.
“Nanti secara teknis kami berkoordinasi dengan LPTQ dan daerah tuan rumah untuk sharing anggaran. Kenapa demikian? Karena memang ini konsep yang dilakukan sejak MTQ pertama di Provinsi Gorontalo, dan biasanya juga untuk skala nasional demikian,” terangnya.
Lebih lanjut, Budi menjelaskan bahwa keputusan tersebut tidak diambil secara sepihak dan terus melakukan koordinasi.
“Ini merupakan amanat dari RAKERDA LPTQ itu sendiri. Makanya kami terus berkoordinasi baik dengan LPTQ Kota Gorontalo, maupun Pemerintah Kota, karena ini kondisi yang baru pertama kali,” jelasnya.
Atas hal tersebut dirinya menegaskan akan segera melaksanakan Pleno.
“Kami akan segera melakukan pleno. Karena waktu terus berjalan, sehingga harus diputuskan, karena di awal Juni registrasi untuk tingkat nasional akan dimulai. Karena memang MTQ ini ada juknisnya diatur secara berjenjang,” pungkasnya.












