KABARREPUBLIK.ID | Gorontalo – Unsur TNI, Polri, Paspampres, Intelijen, dan Sekretariat Militer Wakil Presiden memperkuat koordinasi pengamanan menjelang kunjungan kerja Wakil Presiden RI di Provinsi Gorontalo.
Seluruh pihak membahas kesiapan pengamanan dalam Rapat Koordinasi Pengamanan VVIP yang berlangsung di Hotel Grand Q, Kamis (18/6/2026).
Rapat tersebut menghadirkan Kapolda Gorontalo, Danrem 133/Nani Wartabone, Kabinda Gorontalo, Komandan Tim Paspampres, dan perwakilan Sekretariat Militer Wakil Presiden.
Danrem 133/Nani Wartabone menegaskan seluruh unsur harus memperkuat sinergi karena pengamanan kunjungan RI 2 memiliki tingkat kompleksitas yang tinggi.
“Rapat seperti ini sudah pernah kita lakukan sebelumnya, namun kunjungan RI 2 ini pengamanan akan kompleks,” kata Danrem.
Danrem menjelaskan pengalaman pengamanan kunjungan Presiden RI sebelumnya menjadi bahan evaluasi. Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat memerlukan langkah antisipasi yang lebih matang.
“Kita berharap semua unsur dapat memaksimalkan,” ujarnya.
Selain itu, Danrem mengungkapkan adanya kemungkinan kedatangan Presiden RI dalam rangkaian agenda berikutnya sehingga kesiapan pengamanan harus terus berlanjut.
Sementara itu, Kasiops Korem 133/Nani Wartabone memaparkan rencana Operasi Pengamanan VVIP. Ia menyebut Kodam XIII/Merdeka akan menjadi komando utama dalam pelaksanaan pengamanan RI 2.
Petugas pengamanan juga mengantisipasi sejumlah tambahan lokasi kunjungan. Lokasi tersebut meliputi Gudang Bulog, Bendungan Bulango Ulu, dan Hotel FOX yang menjadi lokasi menginap Wakil Presiden.
Selain itu, aparat menyiapkan langkah pengamanan pada jalur yang akan dilalui rombongan. Aparat juga mengantisipasi potensi kerumunan masyarakat di sepanjang rute kunjungan.
Petugas turut menyiapkan skenario khusus saat Wakil Presiden meninjau Gelar Teknologi usai pembukaan PENAS XVII 2026. Lokasi Gelar Teknologi berada sekitar 50 meter dari area pembukaan. Aparat menyiapkan opsi perjalanan kaki maupun penggunaan boogey car.
Di sisi lain, Komandan Paspampres meminta seluruh unsur memperhatikan detail pengamanan lapangan. Paspampres juga meminta data lengkap peserta PENAS sebagai bagian dari proses pengamanan.
“Kami menyiapkan security door tinggal ditambahkan dari pihak polda,” katanya.
Paspampres juga mengarahkan personel pengamanan lapis luar menggunakan pakaian sipil agar pola pengamanan tetap efektif tanpa mengganggu aktivitas peserta.
Selanjutnya, Sekretariat Militer Wakil Presiden menyiapkan dukungan teknis dan kesehatan selama kunjungan berlangsung. Tim memastikan kesiapan pasokan listrik, fasilitas medis, hingga langkah antisipasi cuaca di kawasan Bendungan Bulango Ulu.
Tim juga meminta pengosongan apron bandara saat kedatangan dan keberangkatan Wakil Presiden guna mendukung standar pengamanan VVIP.
Kapolda Gorontalo menegaskan seluruh jajaran tidak boleh menganggap ringan agenda kunjungan RI 2. Polda Gorontalo telah menyiapkan langkah antisipasi terhadap berbagai potensi gangguan keamanan.
“Jangan kita under estimate terhadap giat kunker VVIP,” tegas Kapolda.
Kapolda menyatakan pihaknya akan mengantisipasi setiap potensi aksi unjuk rasa selama rangkaian kegiatan berlangsung.
“Segala hal yg berhubungan dengan aksi unras akan kita antisipasi dan menggalang agar supaya tdk ada aksi,” ujarnya.
Melalui koordinasi tersebut, seluruh unsur pengamanan memperkuat kesiapan menghadapi kunjungan kerja Wakil Presiden RI sekaligus mendukung kelancaran pelaksanaan PENAS XVII Tahun 2026 di Gorontalo.


**Cek berita dan artikel terbaru dengan ikuti 











