KABARREPUBLIK | Gorontalo — Unit Pencegahan Satgaswil Gorontalo menggelar edukasi wawasan kebangsaan dengan melibatkan guru dan siswa di SMP Negeri 1 Telaga Jaya, Kamis (20/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Unit Pencegahan Satgaswil Gorontalo menyoroti bahaya paham IRET, NVE atau Nihilistic Violent Extremism, serta konten True Crime Community.
Unit Pencegahan Satgaswil Gorontalo memberikan pemahaman tentang potensi pengaruh paham ekstrem terhadap pelajar.
“Kami memberikan pemahaman kepada siswa agar mereka mengenali sejak dini berbagai paham yang dapat mengancam persatuan dan nilai kebangsaan,” ujar perwakilan Unit Pencegahan Satgaswil Gorontalo.
Selain itu, tim memberikan edukasi mengenai bahaya NVE. Tim juga mengingatkan pelajar agar tidak mudah mengikuti atau menyebarkan konten True Crime Community melalui media digital.
“Pelajar perlu lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Jangan sampai rasa ingin tahu terhadap konten tertentu justru membuat mereka mengikuti atau menyebarkan konten yang berisiko,” lanjutnya.
Dalam kegiatan tersebut, Unit Pencegahan Satgaswil Gorontalo mendorong siswa agar lebih kritis dalam menerima informasi.
Selain siswa, Guru juga turut mendapat edukasi untuk memperkuat peran sekolah dalam pencegahan sejak dini.















