KABARREPUBLIK.ID |Gorontalo – Tim Cegah Satgaswil Gorontalo Densus 88 Antiteror Mabes Polri membekali sekitar 305 siswa baru SMP Negeri 1 Kota Gorontalo dengan nilai kebangsaan dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2026, Jumat (17/7/2026).
Tim Cegah mengajak siswa menjaga persatuan, menghormati keberagaman, dan menerapkan nilai toleransi dalam kehidupan sehari-hari. Pemateri juga mengingatkan siswa agar bijak menggunakan media sosial serta tidak mudah terpengaruh ujaran kebencian dan paham yang bertentangan dengan nilai Pancasila.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Densus 88 memperkuat karakter pelajar sejak dini. Tim Cegah memanfaatkan MPLS Ramah 2026 untuk menanamkan semangat kebangsaan, meningkatkan kesadaran siswa, serta mendorong mereka menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.
Kepala Satgaswil Gorontalo Densus 88 AT Mabes Polri, Iptu Teguh Pribadi, S.E., menegaskan bahwa pembekalan tersebut merupakan bagian dari upaya membentuk generasi muda yang memiliki karakter kebangsaan dan menjunjung tinggi nilai toleransi.
“Kami ingin para pelajar memahami bahwa nilai kebangsaan tidak hanya dipelajari di kelas, tetapi juga diwujudkan melalui sikap saling menghormati, menjaga persatuan, dan menghargai setiap perbedaan dalam kehidupan sehari-hari. Karakter seperti inilah yang harus tumbuh sejak dini,” ujar Teguh kepada media ini.
Iptu Teguh juga mengajak siswa menjadi generasi yang berpikir kritis. Ia mendorong siswa menggunakan media sosial secara bijak serta menjaga persatuan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
“Kami mengajak seluruh siswa untuk berpikir kritis dalam menerima informasi, menggunakan media sosial secara bijak, serta menolak setiap paham yang mengarah pada intoleransi, kebencian, dan kekerasan. Dengan begitu, para pelajar dapat menjadi generasi yang menjaga persatuan dan keutuhan bangsa,” katanya.
Pihak SMP Negeri 1 Kota Gorontalo menyambut positif kegiatan tersebut. Sekolah menilai materi yang disampaikan memperkuat pelaksanaan MPLS Ramah 2026 sekaligus mendukung pendidikan karakter bagi peserta didik baru.














