KABARREPUBLIK | Kota Gorontalo – IPTU Teguh Pribadi, S.E. mendorong 860 pelajar SMA Negeri 1 Kota Gorontalo menggunakan media sosial secara bijak. Teguh menyampaikan pesan tersebut dalam kegiatan edukasi wawasan kebangsaan dan literasi digital, Kamis (20/8/2026).
Kegiatan tersebut menyasar siswa kelas 10 dan 11 SMAN 1 Kota Gorontalo. Edukasi itu mengajak pelajar memahami cara menggunakan media sosial secara bertanggung jawab.
Teguh menilai pelajar perlu memiliki kemampuan menyaring setiap informasi yang mereka temukan di ruang digital.
Kemampuan tersebut dapat membantu siswa menghindari konten provokatif, intoleran, dan ajakan yang mengarah pada paham radikalisme.
“Pelajar perlu memiliki kemampuan untuk menyaring setiap informasi yang mereka temukan di ruang digital. Jangan mudah percaya atau menyebarkan informasi sebelum memastikan sumber dan kebenarannya. Literasi digital menjadi bekal penting agar pelajar mampu mengenali konten yang mengandung provokasi, intoleransi, maupun ajakan yang mengarah pada paham radikalisme,” ujarnya.
Menurut Teguh, media sosial memberikan ruang bagi pelajar untuk memperoleh informasi dan berkomunikasi. Namun, siswa perlu mempertimbangkan sumber serta dampak setiap informasi sebelum membagikannya.
Karena itu, Teguh mengajak siswa memanfaatkan media sosial untuk kegiatan positif. Ia juga meminta pelajar menjaga toleransi dan memperkuat semangat persatuan.
“Kami mengajak seluruh pelajar untuk menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab. Gunakan ruang digital untuk belajar dan menyebarkan hal-hal positif. Selain itu, mari kita kuatkan wawasan kebangsaan, toleransi, serta semangat persatuan agar generasi muda tidak mudah terpengaruh oleh paham yang dapat memecah belah bangsa,” ujar Teguh.
Melalui kegiatan tersebut, Teguh berharap pelajar dapat menjadi pengguna media sosial yang cerdas dan bertanggung jawab.
Sikap tersebut dapat membantu generasi muda menjaga persatuan sekaligus mencegah pengaruh paham radikalisme.















