KABAR REPUBLIK — Unit Pencegahan Satgaswil Gorontalo Densus 88 Antiteror Polri memberikan edukasi wawasan kebangsaan kepada sekitar 150 siswa dan guru di SMPN 7 Telaga Biru, Selasa (8/9/2026).
Edukasi tersebut dilakukan untuk mencegah bahaya paham IRET sejak dini. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya cinta tanah air, pengamalan nilai Pancasila, serta menjaga persatuan di tengah keberagaman.
Briptu Sebrianto, selaku narasumber mengajak peserta memperkuat pemahaman kebangsaan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Mulailah memahami wawasan kebangsaan sejak dini. Cintai tanah air, pegang teguh nilai-nilai Pancasila, dan jaga persatuan. Perbedaan yang ada jangan sampai menjadi alasan untuk terpecah,” kata Sebrianto.
Selain itu, Sebrianto mengingatkan peserta untuk berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan informasi di media sosial.
“Gunakan media sosial secara bijak. Jangan mudah percaya dan menyebarkan berita bohong atau ujaran kebencian. Bangun toleransi, biasakan gotong royong, dan jangan mudah terprovokasi informasi yang dapat memecah persatuan bangsa,” pesannya.
Melalui edukasi tersebut, Densus 88 mendorong guru dan siswa memperkuat wawasan kebangsaan sebagai salah satu langkah pencegahan terhadap bahaya paham IRET.













