KABARREPUBLIK.ID, Gorontalo — Unit Pencegahan Satgaswil Gorontalo Densus 88 Antiteror Polri menggelar sosialisasi wawasan kebangsaan di MTS Alkhairat Kota Gorontalo, Sabtu 16/5/2026). Kegiatan itu melibatkan sekitar 100 peserta terdiri dari guru dan siswa.
Tim Satgaswil Gorontalo menyampaikan materi tentang bahaya paham IRET serta penyebaran konten True Crime Community di kalangan pelajar.
Pemateri juga mengingatkan peserta agar lebih bijak menggunakan media sosial. Pemateri juga memaparkan dampak negatif paham radikal terhadap pola pikir generasi muda.
Selain itu, ia menjelaskan risiko paparan konten kekerasan dan kriminal yang marak beredar di platform digital.
“Kami mengajak pelajar agar tidak mudah terpengaruh paham menyimpang dan konten negatif di media sosial,” ujar narasumber dalam kegiatan tersebut.
Pemateri juga meminta guru dan orang tua meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas digital pelajar.
Langkah itu dinilai penting untuk mencegah penyebaran paham berbahaya di lingkungan sekolah.
“Kami berharap siswa mampu menyaring informasi dan menjaga nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari,” tambah narasumber.
Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif. Para siswa aktif mengikuti materi dan mengajukan pertanyaan kepada pemateri terkait ancaman konten digital di kalangan remaja.












