Daerah  

Efisiensi Anggaran, Pemprov Gorontalo Fokuskan Bansos 2026 Pada Tiga Kabupaten Prioritas

Kepala Dinas Sosial, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Gorontalo Relfin Buata. [Foto: Istimewa].

KABARREPUBLIK.ID, Gorontalo — Pemerintah Provinsi Gorontalo menetapkan tiga kabupaten sebagai prioritas penyaluran bantuan sosial tahun 2026. Pemerintah memfokuskan bantuan pada Kabupaten Boalemo, Pohuwato, dan Kabupaten Gorontalo.

Kepala Dinas Sosial, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Gorontalo Relfin Buata menjelaskan dasar kebijakan tersebut. Ia menyebut pemerintah menyesuaikan program dengan kondisi fiskal daerah.

“Anggaran APBD provinsi termasuk yang mengalami efisiensi, sehingga hanya tiga daerah yang diprioritaskan dari wilayah dengan tingkat kemiskinan tinggi, yakni Kabupaten Boalemo, Pohuwato, dan Kabupaten Gorontalo,” kata Relfin, Senin (9/3/2026).

Baca Juga :  Usai Raih WTP Ke-14, Pemprov Gorontalo Fokus Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK

Ia menegaskan pemerintah tidak menghapus bantuan untuk daerah lain. Ia menjelaskan pemerintah melakukan penyesuaian prioritas karena keterbatasan anggaran.

Selain itu, Relfin menyampaikan perubahan jumlah penerima manfaat. Ia menyebut pemerintah menurunkan jumlah KPM dari sekitar 9.000 menjadi 3.000 pada tahun 2026.

Baca Juga :  Sikapi Pernyataan Wali Kota, Pemprov Gorontalo Respons Tenang, Tegaskan Mekanisme RUPS BSG Transparan

Ia menjelaskan pemerintah memprioritaskan kelompok rentan dalam program tersebut. Ia menyebut lansia dan penyandang disabilitas sebagai sasaran utama.

“Prioritas penerima berada pada desil 1 dan 2 sekitar 85 persen, sedangkan desil 3 sampai 5 sebesar 15 persen. Berdasarkan data SIN, tiga kabupaten tersebut memiliki jumlah lansia dan penyandang disabilitas terbanyak dengan kategori miskin ekstrem,” jelasnya.

Baca Juga :  Gusnar–Idah Bangun Kepercayaan Pusat, Gorontalo Jadi Magnet Program Nasional

Selanjutnya, ia menegaskan kebijakan ini bersifat sementara. Ia menyampaikan pemerintah akan memperluas cakupan bantuan jika kondisi fiskal membaik.

“Harapan Pak Gubernur dan Ibu Wakil Gubernur, jika fiskal provinsi meningkat, seluruh daerah dapat kembali memperoleh bantuan,” ujarnya.

**Cek berita dan artikel terbaru dengan ikuti WhatsApp Channel KABAR REPUBLIK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *