KABARREPUBLIK.ID, Limboto – Cuaca hujan tidak mengurangi semangat Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail untuk memastikan kesiapan Pekan Nasional Petani dan Nelayan (PENAS) XVII.
Meski diguyur rintik hujan, Gusnar tetap tancap ‘GAS’ memimpin langsung pengecekan lokasi kegiatan di kawasan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Kamis (11/6/2026).
Gusnar turun ke lapangan bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ia meninjau sejumlah titik dan memeriksa kondisi lokasi untuk memastikan kesiapan PENAS XVII berjalan sesuai target.
Pemprov Gorontalo terus mempercepat kebutuhan pendukung kegiatan. Pemerintah memprioritaskan perbaikan akses jalan, penataan kawasan, dan fasilitas peserta.
Meski lapangan basah akibat hujan, Gusnar tetap memantau pekerjaan dan mengarahkan jajaran terkait mengatasi setiap kendala.
Menurut Gusnar, pengecekan langsung menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh persiapan berjalan sesuai rencana dan kebutuhan di lapangan.
“Dengan melihat langsung kondisi di lapangan, kita bisa segera mengetahui kendala apa saja yang muncul dan mencari solusi tercepat dan paling tepat untuk mengatasinya,” ujar Gusnar Ismail.
PENAS XVII akan berlangsung pada 20 hingga 25 Juni 2026 di Kabupaten Gorontalo. Kegiatan itu akan menghadirkan ribuan petani, nelayan, dan pelaku usaha dari seluruh Indonesia.
Karena itu, Gusnar memprioritaskan kesiapan lokasi dan fasilitas pendukung. Ia juga mendorong PENAS XVII menjadi ajang promosi potensi unggulan Gorontalo.
Peninjauan di tengah hujan menunjukkan keseriusan Gusnar mengawal persiapan PENAS XVII. Langkah itu memastikan Gorontalo siap menjadi tuan rumah agenda nasional tersebut.













