KABARREPUBLIK.ID | Gorontalo – Tim Cegah Satgaswil Gorontalo Densus 88 Antiteror Mabes Polri mengedukasi siswa baru SMP Negeri 4 Kota Gorontalo dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2026, Jum’at (17/7/2026).
Kegiatan itu bertujuan membangun kesadaran siswa terhadap pentingnya toleransi, persatuan, dan kewaspadaan terhadap paham yang mengarah pada intoleransi serta radikalisme.
Tim Cegah menyampaikan materi secara interaktif. Pemateri mengajak siswa memahami pentingnya menghargai perbedaan sejak usia sekolah. Selain itu, mereka mendorong peserta didik untuk menjaga persatuan, memperkuat karakter kebangsaan, dan menggunakan media sosial secara bijak.
Ketua Tim Cegah Satgaswil Gorontalo Densus 88 AT Mabes Polri menegaskan bahwa pendidikan karakter memiliki peran penting dalam mencegah berkembangnya paham yang bertentangan dengan nilai kebangsaan.
“Kami ingin membangun kesadaran generasi muda agar mampu menghargai perbedaan, menjaga persatuan, dan tidak mudah terpengaruh oleh paham yang mengajarkan kebencian maupun kekerasan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa peran pelajar sangat penting dalam menjaga kehidupan yang damai di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
“Toleransi harus menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Ketika siswa saling menghormati dan berpikir kritis, mereka akan menjadi benteng pertama dalam mencegah penyebaran paham intoleran,” katanya.
Pihak sekolah menyambut positif kegiatan tersebut. Materi yang disampaikan dinilai memperkuat pendidikan karakter yang telah diterapkan selama MPLS Ramah 2026.














