Berita  

Sasar Mahasiswa, Tim Cegah Densus 88 dan BNN Kota Gorontalo Edukasi Bahaya Paham IRET di UNG

KABARREPUBLIK.ID, Gorontalo – Tim Cegah Satgaswil Gorontalo Densus 88 Antiteror Polri memperkuat upaya pencegahan paham menyimpang (IRET) di kalangan mahasiswa. Tim cegah menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Gorontalo untuk menggelar sosialisasi wawasan kebangsaan di Fakultas Pertanian Universitas Negeri Gorontalo, Senin (4/5/2026).

Kegiatan ini melibatkan 150 mahasiswa sebagai peserta aktif. Perwakilan Tim Cegah Densus 88 Antiteror Polri, Yusuf menekankan pentingnya pemahaman ideologi kebangsaan di lingkungan kampus. Selain itu, ia juga mengingatkan potensi ancaman paham IRET yang dapat memengaruhi pola pikir generasi muda.

Baca Juga :  Di Duga Sidak Tambang Rakyat di Bulan Ramadan, KNPI Bone Bolango: Maksud Baik Saudara Untuk Siapa?

“Melalui kesempatan ini, kami mengingatkan kepada seluruh mahasiswa yang hadir disini agar dapat memahami bahaya paham IRET ini. Selain itu, paham ini juga sangat merusak persatuan bangsa,” ujar Yusuf dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga :  Densus 88 dan Polda Gorontalo Perkuat Wawasan Kebangsaan Calon Paskibraka Kabupaten Gorontalo

Selain itu, pihak BNN Kota Gorontalo turut memperkuat materi dengan menekankan pendekatan pencegahan. Mereka menilai mahasiswa memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan ideologi.

“Mahasiswa harus menjadi garda terdepan dalam menangkal paham menyimpang di lingkungan kampus,” jelas perwakilan BNN Kota Gorontalo.

Baca Juga :  Densus 88 Temui Kakanwil Kemenag, Bahas Pembatasan Handphone Siswa Madrasah dan Pesantren Di Gorontalo

Terakhir, melalui kegiatan ini tim cegah satgaswil Gorontalo dan BNN Kota Gorontalo berharap mahasiswa dapat meningkatkan kesadaran ideologi. Mereka juga mendorong mahasiswa untuk berperan aktif menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

**Cek berita dan artikel terbaru dengan ikuti WhatsApp Channel KABAR REPUBLIK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *