Berita  

Antisipasi Lonjakan Peserta PENAS KTNA, Bandara Djalaluddin Siapkan Tujuh Extra Flight

[Foto: Ist].

KABARREPUBLIK.ID | Gorontalo – Bandara Djalaluddin Gorontalo mengantisipasi lonjakan kedatangan peserta Pekan Nasional (PENAS) KTNA XVII Tahun 2026 dengan menambah penerbangan menuju Gorontalo.

Maskapai mengoperasikan tujuh extra flight selama pelaksanaan PENAS KTNA. Selain itu, Bandara Djalaluddin memperkuat layanan kedatangan peserta melalui Posko Terpadu.

Kepala Bandara Djalaluddin Gorontalo, Djoko Harjani, mengatakan lonjakan penumpang diperkirakan terjadi pada 19 Juni 2026.

“Puncak kedatangan peserta diprediksi terjadi pada tanggal 19 Juni. Ada enam pesawat yang tiba di Gorontalo, terdiri dari dua penerbangan reguler dan empat penerbangan tambahan atau extra flight,” ujar Djoko saat diwawancarai di Bandara Djalaluddin, Senin (15/6/2026).

Baca Juga :  Tanamkan Wawasan Kebangsaan, Tim Cegah Densus 88 Anti Teror Ajak Pelajar Gorontalo Tangkal Paham Radikalisme

Menurut Djoko, peserta mulai berdatangan pada 16 Juni 2026. Karena itu, bandara mulai mengoperasikan Posko Terpadu pada tanggal yang sama. Selain melayani penerbangan reguler, maskapai juga menambah jadwal penerbangan untuk mendukung mobilisasi peserta menuju Gorontalo.

“Tambahan penerbangan ini merupakan bentuk dukungan terhadap suksesnya penyelenggaraan PENAS agar seluruh peserta dapat terlayani dengan baik,” katanya.

Bandara juga mengoordinasikan layanan kedatangan peserta bersama sejumlah instansi. Posko Terpadu menghubungkan seluruh unsur pelayanan dalam satu pusat koordinasi.

Baca Juga :  Mais Nurdin Dorong Pemuda Paguyaman Pantai Kuasai Dunia Digital

“Posko terpadu ini melibatkan seluruh pihak terkait, mulai dari Balai Kekarantinaan Kesehatan, BMKG, unsur pengamanan dari Polsek Kawasan Bandara, hingga para mitra kerja lainnya. Tujuannya agar seluruh proses kedatangan peserta PENAS dapat berlangsung aman, nyaman, dan lancar,” jelasnya.

Selain itu, bandara menyiapkan hospitality desk untuk melayani peserta yang baru tiba. Petugas menerima laporan kedatangan peserta di lokasi tersebut. Selanjutnya, petugas mengarahkan peserta menuju ruang tunggu sebelum proses penjemputan berlangsung.

Baca Juga :  Cegah Penyebaran Paham IRET, Densus 88 Gelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di SMA Muhammadiyah Batudaa

“Kami sudah menyiapkan hospitality desk. Setelah melapor, peserta dapat beristirahat terlebih dahulu di ruang tunggu yang telah disediakan sebelum dijemput oleh bus atau kendaraan yang telah diatur panitia,” ujarnya.

Sementara itu, Balai Kekarantinaan Kesehatan menyiagakan tenaga medis selama posko berlangsung. Di sisi lain, BMKG menyediakan informasi cuaca dan kepolisian menjaga keamanan kawasan bandara.

**Cek berita dan artikel terbaru dengan ikuti WhatsApp Channel KABAR REPUBLIK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *